MAKASSAR—Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan pertemuan dengan Bupati Sidrap terpilih, Syaharuddin Alrif.
Pertemuan berlangsung di Kantor Penghubung Pemerintah Daerah (Pemda) Sidrap, Jalan Bau Mangga, Makassar, pada Rabu (15/1) malam.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan bakti sosial (Baksos) Himaprodi PBSI di Desa Bulo-bulo, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto.
“Tujuan kami datang adalah untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rencana kegiatan bakti sosial yang akan dilaksanakan mulai tanggal 20 Januari,” ujar Anggraini, Dewan Pendamping Himaprodi PBSI 2025.
Baksos ini merupakan agenda tahunan Himaprodi PBSI UNM yang tahun ini mengusung tema “Himaprodi PBSI Mengabdi 2025”.
Kegiatan akan berlangsung selama dua minggu, dari 20 Januari hingga 5 Februari 2025, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, pelajar, dan guru di wilayah Jeneponto.
Anggraini menjelaskan bahwa program ini diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dan mendukung pendidikan di daerah tersebut.
“Baksos ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, termasuk pelajar dan guru-guru di Desa Bulo-bulo, agar semakin berkembang,” tambahnya.
Berbagai kegiatan direncanakan dalam program tersebut, seperti workshop, pelatihan pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kapasitas siswa serta guru.
Kegiatan “Himaprodi PBSI Mengabdi” telah menjadi tradisi selama 15 tahun dan secara konsisten dilakukan di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa PBSI UNM untuk mendukung pembangunan masyarakat melalui pendidikan dan pemberdayaan.
Penulis: Ardhi







