MAKASSAR- Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Munafri Arifuddin – Aliyah Mustika Ilham (MULIA) dianggap paling konsisten dalam memperhatikan pertumbuhan ekonomi di Makassar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pengamat Ekonomi, Lukman Setiawan mengungkapkan pada hasil debat Pilwali Makassar baru-baru ini nomor urut 1 memperlihatkan perbedaan signifikan di antara para calon terkait visi, misi dan konsistensi dalam pengembangan ekonomi kota Makassar.

“MULIA lebih unggul dalam menyampaikan rencana pertumbuhan ekonomi Kota Makassar,” ucapnya, Kamis 14 November 2024.

Sedangkan kandidat lainya dalam memberikan jawaban pada debat tersebut dinilai tidak berkorelasi dengan jawaban mereka terhadap program kerja terkait dgn beberapa Pertanyaan

“Sehingga dinilai belum mencerminkan strategi yg solid untuk Masa Depan Kota Makassar sebagaimana Harapan Masyarakat,” imbuhnya.

Sedangkan MULIA dinilai lebih konsisten dalam menawarkan solusi nyata yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Pada sesi debat, Munafri dan Aliyah menekankan pentingnya pengelolaan ruang terbuka hijau, perbaikan sistem transportasi, dan pengembangan sektor ekonomi mikro dan kecil menengah sebagai kunci pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Program-program mereka dianggap realistis dan memiliki peluang besar untuk diimplementasikan, didukung oleh keterlibatan stakeholder utama.

“Sebaliknya, para calon dari nomor urut 2, 3, dan 4 dinilai kurang konsisten dalam memaparkan visi dan rencana aksi mereka, terutama ketika dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan kritis dari panelis,” ujarnya.

Beberapa inkonsistensi terlihat dalam jawaban mereka, yang dinilai belum mencerminkan strategi yang solid untuk masa depan Kota Makassar.

“Kinerja Munafri Arifuddin, yang didukung dengan tagline Wattunami mendapatkan apresiasi atas pendekatan yang lebih faktual dan realistis. Banyak yang menilai, pasangan ini memiliki peluang besar untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih terukur dan terencana dalam periode 2024-2029,” jelasnya.

Harapan besar masyarakat Makassar kini berada di pundak Munafri dan Aliyah, dengan harapan mereka mampu menjawab tantangan yang dihadapi kota dan memberikan kemajuan yang signifikan.**