Lintaskabar.id, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka Festival Keberkahan Kurban 1447 Hijriah/2026 yang digelar Bosowa Peduli di halaman Masjid Agung 45, Rabu (27/05/2026). Ia hadir bersama Ketua TP PKK Makassar sekaligus Ketua Yayasan Bosowa Education, Melinda Aksa.
Appi Nilai Festival Kurban Berdampak Sosial
Appi menilai Festival Keberkahan Kurban tidak hanya berfokus pada penyembelihan dan pembagian hewan kurban. Menurutnya, Bosowa Peduli juga menggerakkan relawan, pelaku UMKM, dan masyarakat penerima manfaat.
Ia menyebut festival tersebut layak menjadi contoh pelaksanaan Iduladha karena memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
“Tentu ini kita harapkan bisa menjadi inspirasi buat masyarakat yang lainnya, dimana kegiatan kurban tidak hanya dijalankan sebagai ritual, tetapi menjadi bentuk kolaborasi yang melibatkan seluruh masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat dari hadirnya festival ini,” katanya.
Pemkot Apresiasi Program Bosowa Peduli
Selain membuka festival, Appi mengapresiasi transformasi Bosowa Peduli menjadi badan zakat. Ia menilai langkah itu dapat memperkuat program sosial dan pemberdayaan masyarakat di Makassar.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas apa yang dilakukan oleh Bosowa Peduli. Semangat seperti inilah yang sangat dibutuhkan di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang masih kita hadapi saat ini,” ujarnya.
Appi juga meminta panitia mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat membagikan daging kurban. Ia mengapresiasi penggunaan wadah anyaman dalam distribusi daging.
“Mudah-mudahan tidak ada kemasan plastik yang digunakan dalam proses pembagian ini, dan ini juga akan membantu pemerintah kota dalam rangka menjaga kebersihan kota kita,” harapnya.
Bosowa Peduli Salurkan 135 Hewan Kurban
Sementara itu, Pimpinan Bosowa Peduli, Hafit Timor Mas’ud, mengatakan festival tersebut menjadi bentuk komitmen Bosowa menghadirkan kepedulian sosial melalui momentum Iduladha.
“Festival ini kami hadirkan agar kurban tidak hanya menjadi kegiatan ibadah dan distribusi semata, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang menghadirkan nilai keberkahan, kepedulian sosial, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.
Tahun ini, Bosowa Peduli menghimpun dan menyalurkan 98 sapi serta 37 kambing di 10 provinsi dan 17 kabupaten/kota di Indonesia. Di Sulawesi Selatan, distribusi terbanyak dilakukan di Makassar.
Bosowa Peduli juga melibatkan sekitar 80 relawan dari unsur karyawan dan mahasiswa untuk membantu penyembelihan hingga distribusi hewan kurban kepada masyarakat. (Ag)







