Lintaskabar.id, Jakarta – Kebijakan tegas dan sikap antikorupsi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terus memantik dukungan publik.
Kali ini, apresiasi datang dari kalangan pesantren, yang menilai Amran berhasil mengubah citra dunia pertanian sekaligus mendorong lahirnya generasi santri petani modern.
KH. Drs. Minjali AS, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al Umana, Sukabumi, menegaskan bahwa ketegasan Mentan Amran dalam memajukan sektor pertanian telah menginspirasi para santri untuk terjun langsung dalam aktivitas pertanian.
“Saya bangga punya menteri seperti Pak Amran. Sikap beliau jelas, tegas, dan berani terutama dalam memberantas mafia pangan,” ujar Minjali dalam keterangannya, Jumat (21/11).
Menurutnya, Amran telah berhasil mengangkat martabat profesi petani yang sebelumnya kerap dipandang sebelah mata. Kini, pertanian dinilai semakin bergairah dan diminati generasi muda, termasuk santri.
Minjali menilai berbagai kebijakan pemerintah di bawah Presiden Prabowo, khususnya alokasi dana triliunan rupiah untuk penguatan pertanian dan peternakan, menjadi langkah strategis menghadapi krisis pangan global.
Ia menilai keberhasilan Amran membawa Indonesia menuju swasembada pangan tidak terlepas dari sikap personalnya yang antikorupsi.
“Orang korup tak mungkin berani melawan korupsi. Pak Amran sudah membuktikan keberaniannya dengan memecat puluhan anak buahnya yang terlibat pelanggaran,” tegasnya.
Pesantren Al Umana sendiri dikenal aktif mengembangkan program kemandirian pangan seperti Ekosistem Ketahanan Pangan Terintegrasi Berbasis Pesantren, Hilirisasi Perikanan, Pertanian Modern Generasi Muda, hingga teknologi greenhouse dan outdoor farming.
Dukungan untuk Mentan Amran juga datang dari Ketua Umum Ikatan Alumni PP Ibadurrahman YLPI Tegalega, Sukabumi, Toto Izul Fatah. Toto menilai keberhasilan Amran banyak ditopang ketegasan dan keyakinan religius yang membuatnya konsisten melawan praktik korupsi.
“Banyak pejabat kaya, tapi tidak berani melawan korupsi seperti Pak Amran. Ia meyakini bahwa apa yang dilakukan adalah bagian dari perintah Tuhan,” kata Toto yang juga Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA.
Karena integritasnya itulah, Toto menilai wajar jika kini Amran dikenal luas dengan julukan ‘Mr. Clean’, simbol pejabat yang berkomitmen pada pemerintahan bersih. (Ar)







