Lintaskabar.id, Jakarta – Upaya memperkuat sektor ekonomi di Kota Makassar terus dilakukan melalui berbagai langkah strategis.
Salah satunya dengan kegiatan kunjungan kerja yang dilakukan Komisi B DPRD Kota Makassar ke DPRD Provinsi DKI Jakarta, Senin (21/4).
Kunjungan ini menjadi sarana penting bagi Komisi B untuk mendapatkan referensi kebijakan dan inovasi ekonomi dari ibu kota negara, sebagai bahan penguatan perumusan program ekonomi di daerah.
Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, menjelaskan bahwa DKI Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki berbagai praktik dan inovasi yang dapat menjadi acuan dalam pengembangan ekonomi di Makassar.
“Jakarta tentu punya segudang tantangan, tapi juga tak sedikit inovasi yang bisa kita tiru dan sesuaikan. Karena pada akhirnya, semua yang kami pelajari hari ini punya satu tujuan: menghadirkan manfaat yang nyata untuk masyarakat Kota Makassar,” ujar Ismail.
Selama kunjungan, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis seperti pengelolaan anggaran, penguatan ekonomi kreatif, hingga program pemberdayaan masyarakat. Ismail menilai, hasil diskusi tersebut sangat relevan untuk diterapkan dengan menyesuaikan kebutuhan dan potensi lokal di Makassar.
“Di tengah dinamika pembangunan kota, kami terus berupaya mencari referensi terbaik demi menyusun kebijakan yang solutif,” tambahnya.
Komisi B DPRD Makassar menegaskan bahwa hasil kunjungan ini akan dijadikan landasan dalam perumusan kebijakan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan kolaboratif seperti ini, DPRD berharap mampu menghadirkan solusi inovatif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Makassar. (Ar)







