MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham mendapat pujian langsung dari dua menteri Kabinet Prabowo–Gibran.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menilai gebrakan pelayanan publik Pemkot Makassar berjalan cepat, responsif, dan berpihak pada masyarakat kecil.

“Pak Wali dan Ibu Wawali benar-benar bergerak cepat. Hanya dalam waktu singkat setelah dilantik, langsung membuat kebijakan pro rakyat kecil. Itu patut diapresiasi,” ujar Maruarar usai meninjau layanan di Makassar Government Center (MGC), Kamis (11/9).

Keduanya meninjau langsung Mal Pelayanan Publik (MPP) di kantor DPMPTSP Kota Makassar, sekaligus berdialog dengan petugas. Layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi sorotan, karena kini bisa diurus secara online dan bahkan gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Maruarar menekankan kebijakan pembebasan biaya BPHTB dan PBG merupakan langkah nyata membantu rakyat kecil. “Saya lihat langsung di loket pelayanan, benar-benar sudah gratis untuk MBR,” tegasnya.

Sementara itu, Mendagri Tito mengapresiasi langkah Pemkot Makassar yang mengintegrasikan layanan strategis di MPP. “Dengan model ini, masyarakat lebih mudah mengurus KTP, SKCK, hingga perizinan bangunan. Semua bisa dilakukan di satu tempat,” jelasnya.

Tito berharap inovasi tersebut menjadi contoh bagi daerah lain. Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, masih banyak yang belum memiliki Mal Pelayanan Publik. “Kami akan terus mendorong agar setiap daerah segera menghadirkan MPP seperti Makassar,” tambahnya.

Selain meninjau MPP, kedua menteri juga menyempatkan diri mengunjungi Dasbor Command Center di lantai 7 Kantor Kominfo, pusat kendali data dan informasi yang memantau aduan hingga laporan darurat warga secara real time.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut. “Kehadiran dua menteri bukan hanya memberi motivasi, tetapi juga membawa dukungan nyata untuk meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menambahkan, Pemkot Makassar berkomitmen menjaga pelayanan yang modern, transparan, dan terintegrasi. “Kami ingin memastikan masyarakat mendapat layanan yang cepat dan mudah diakses. Kehadiran para menteri semakin memotivasi kami untuk terus berinovasi,” katanya.

Penulis: Ardhi