MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 53 Makassar yang beralamat di Jl. Samiun, Kecamatan Ujung Pandang, Selasa (29/7).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam kunjungan tersebut, Appi meninjau langsung kondisi sekolah dengan berjalan dari satu ruang kelas ke ruang lainnya. Ia juga menyapa para siswa dan guru serta memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar dan bercita-cita tinggi.

“Semoga kalian semua menjadi anak-anak yang sukses,” ujar Appi saat berbincang dengan para siswa. Saat ditanya tentang cita-cita, beberapa siswa menyatakan ingin menjadi tentara dan dokter.

Meski demikian, Appi menunjukkan rasa kecewa dan ketegasan saat menemukan sejumlah kerusakan di lingkungan sekolah. Ia tampak geleng kepala saat melihat saluran air (selokan) yang dialirkan langsung ke halaman depan sekolah serta plafon yang rusak.

“Sekolah ini adalah sekolah penyangga yang harusnya menjadi alternatif layak bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah favorit seperti SMP 2, SMP 5, atau SMP 6. Namun, jika kondisinya seperti ini, siapa yang mau memilih sekolah ini?” tegas Appi.

Saat ini, SMPN 53 kurang diminati akibat fasilitas yang minim dan kurangnya perawatan infrastruktur. Selain itu, situasi lalu lintas pada jam pulang sekolah juga menjadi keluhan karena rawan kemacetan.

Appi menegaskan bahwa sekolah-sekolah penyangga seperti SMPN 53 wajib mendapatkan perhatian serius agar mampu menarik minat masyarakat.

“Ketika sekolah favorit sudah penuh, masyarakat harus memiliki alternatif yang setara. Oleh karena itu, fasilitas dan infrastruktur sekolah penyangga seperti ini harus segera diperbaiki,” ujarnya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk meratakan kualitas pendidikan di seluruh wilayah, tidak hanya berfokus pada sekolah unggulan.

Dalam arahannya, Appi menginstruksikan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk segera melakukan perbaikan fasilitas yang rusak dan memperluas ruang belajar. Saat ini, SMPN 53 hanya memiliki tiga ruang kelas aktif, dan Wali Kota memastikan penambahan ruang kelas akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan untuk fokus memperbaiki gedung sekolah ini, mulai dari ruang kelas, sanitasi, hingga drainase. Anak-anak harus belajar di tempat yang layak,” tutupnya.

Penulis: Ardhi