MAKASSAR — Dalam rangkaian kegiatan QRIS Tap Run dan Porsebank+, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulawesi Selatan bersama Bank Indonesia (BI) Makassar menyerahkan secara simbolis 1.000 bibit pohon kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Minggu (27/7) di Kantor BI Makassar, Jl. Jenderal Sudirman
Hudli Huduri, selaku Dewan Penasihat Perbanas Sulsel dan perwakilan BMPD, menjelaskan bahwa penyerahan bibit ini merupakan bagian dari kontribusi aktif BMPD dalam mendukung pelestarian lingkungan di Kota Makassar.
“Kami terus mendukung berbagai program pemerintah, termasuk di sektor lingkungan dan perbankan. Pagi ini, bersama DLH, kami juga melakukan penanaman simbolis di kawasan Barombong dan menyerahkan bibit secara simbolis kepada Pemkot Makassar,” ujar Hudli yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Ahli Pemkot Makassar.
Hudli, yang juga menjabat sebagai Kepala Cabang PT Bank Panin Tbk Makassar, menambahkan bahwa bibit tersebut akan dibagikan secara gratis melalui berbagai instansi pemerintah dan sekolah yang berada di bawah naungan Pemkot.
“Distribusi akan dilakukan secara bertahap, dan bibit ini dapat dimanfaatkan oleh sekolah, kantor pemerintah, hingga komunitas masyarakat. Tujuannya agar lebih banyak pihak terlibat dalam gerakan penghijauan,” tambahnya.
Sejak tahun 2003, BMPD Peduli telah menjalankan program penghijauan ini secara berkelanjutan selama lebih dari dua dekade. Kegiatan ini juga terbuka untuk masyarakat umum dan bekerja sama dengan pengembang perumahan.
“Harapan kami adalah menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat untuk generasi mendatang,” imbuhnya.
Tak hanya aksi sosial, kegiatan QRIS Tap Run dan Porsebank+ juga menjadi sarana untuk mendorong adopsi QRIS sebagai metode pembayaran digital yang cepat, aman, dan efisien.
Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Pemkot Makassar dengan Bank Indonesia, BMPD Peduli, dan Panin Peduli.
“Penanaman bibit Tabebuya di kawasan Jembatan Barombong tadi pagi menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung restorasi lingkungan,” terang Helmy.
Menurutnya, seluruh bibit akan segera didistribusikan ke sekolah, kantor pemerintah, universitas, dan pihak-pihak lain yang membutuhkan.
“Meski jumlahnya hanya seribu, kami berharap ini menjadi awal dari gerakan lebih besar. Kami ingin semua pihak terlibat aktif dalam penghijauan kota,” katanya.
Helmy menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Pemkot Makassar yang menjadikan isu lingkungan sebagai prioritas.
“Pak Wali memberikan perhatian khusus pada upaya pelestarian lingkungan. Dukungan dari BMPD ini sangat berarti dalam mewujudkan Makassar yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.
Rangkaian QRIS Run 2025 yang digelar BMPD dan BI Makassar juga mencakup lari 5K dan 10K, Fun Walk, dan Fun Bike. Acara ini turut dirangkaikan dengan aksi tanam pohon dan penyerahan bibit untuk mendukung lingkungan.
Ketua BMPD Sulsel, Rizki Ernadi Wirnanda, menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dunia perbankan terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Selain olahraga, kegiatan ini juga menjadi medium untuk menanam pohon bersama di Barombong. Kami harap bibit pohon ini bisa didistribusikan dengan baik ke masyarakat yang membutuhkan,” jelas Rizki.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (Porsebank+) yang turut melibatkan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK). Terdapat sembilan cabang olahraga dan tiga cabang seni yang diperlombakan tahun ini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan antar lembaga keuangan, Pemda, BI, LPS, dan OJK. Kami juga ingin mendorong masyarakat agar semakin akrab dengan QRIS sebagai bagian dari transformasi digital,” pungkasnya.
Penulis: Ardhi







