MAKASSAR– Bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku masih ada sejumlah partai politik (Parpol) yang siap mengusung dirinya untuk maju bertarung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 ini.
Dihadapan komisioner KPU dan Bawaslu Sulsel Danny Pomanto sapaan akrabnya menuturkan ke-empat partai yang ingin mengusungnya diantaranya PBB,Gelora, Buruh dan Ummat.
“Mendaftar di KPU Sulsel ada tiga partai pengusung kami, tapi izin ada empat lagi partai yang ingin mengusung kami,” tuturnya saat mendaftar diri di Kantor KPU Sulsel, Jl. A.P. Pettarani Makassar, Kamis 29 Agustus 2024.
Meski begitu pasangan dengan tagline “DIA” masih meminta penjelasan dari pihak KPU mengenai syarat sebuah parpol dalam mengusung figur di Pilgub Sulsel.
“Mohon petunjuk, kami menyampaikan ini karena sesuai kesepakatan dengan teman-teman parpol pengusung,” katanya.
Walikota dua periode itu sangat senang karena empat parpol yang diluar parlemen mau mengusungnya di Pilgub Sulsel, meski begitu ia juga mengaku semangatnya sedikit menurun karena adanya sistem yang menghalangi dalam mengusut dirinya.
“Kami juga senang campur aduk meski ada aturan yang mengatur dalam mengusung sebuah calon namun baik itu Partai Ummat,Gelora,Buruh dan PBB ini menandakan keinginan demokrasi yang lebih baik lagi,” tuturnya.
Sementara itu Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sulsel, Ahmad Adiwijaya mengaku pasca keputusan MK bahwa partai non parlemen punya hak konstitusional untuk mengusung paslon dalam pergelaran pilkada tahun ini.
“Namun tentu ada syarat yang berlaku, partai non parlemen juga harus memenuhi persyaratan pencalonan seperti masuk dalam aplikasi model pencalonan dan juga persetujuan oleh pimpinan partai pusat yang kemudian di unggah untuk pencalonan sebagaimana partai politik yang mengusung, lebih dulu mendaftar di KPU,” tutupnya.
Saat ini Pasangan Danny Pomanto – Azhar Arsyad diusung tiga Parpol diantaranya PDIP,PKB dan PPP.







