Lintaskabar.id, Makassar — Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada Kamis, 29 Januari 2026, untuk menjajaki kerja sama kelembagaan antara dunia akademik dan lembaga penyelenggara pemilu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bawaslu Sulsel Sambut Rombongan Dosen Unismuh

Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, menyambut langsung kedatangan rombongan dosen Unismuh Makassar. Ia didampingi Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi, Alamsyah. Ketua Program Studi Magister Administrasi Publik serta sejumlah dosen Administrasi Publik Unismuh Makassar juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Kedua Pihak Bahas Rencana MoU

Dalam pertemuan itu, Bawaslu Sulsel dan Unismuh Makassar membahas rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Melalui kerja sama ini, kedua pihak ingin memfasilitasi kegiatan pendidikan, memperkuat sinergi kelembagaan, serta mendorong penguatan budaya demokrasi yang berintegritas.

Mardiana Tekankan Pentingnya Kolaborasi Kampus dan Pengawas Pemilu

Mardiana menyatakan Bawaslu terbuka untuk membangun sinergi dengan perguruan tinggi. Ia menilai kolaborasi ini penting untuk memperkuat pendidikan demokrasi sekaligus meningkatkan pemahaman akademik terkait pengawasan pemilu.

“Bawaslu terbuka untuk bersinergi dengan perguruan tinggi. Kolaborasi ini penting untuk memperkuat pendidikan demokrasi serta meningkatkan pemahaman akademik terhadap peran pengawasan pemilu,” ujarnya.

Unismuh Sosialisasikan Program Magister Administrasi Publik

Selain membahas rencana kerja sama, pihak Unismuh Makassar juga menyosialisasikan Program Magister Administrasi Publik. Unismuh mendorong perluasan akses pendidikan lanjutan bagi aparatur dan masyarakat yang ingin melanjutkan studi.

Dorong Tata Kelola Demokrasi Profesional dan Berintegritas

Melalui kerja sama ini, Bawaslu Sulsel dan Unismuh Makassar menargetkan hubungan kelembagaan yang berkelanjutan untuk mendukung tata kelola demokrasi yang profesional, partisipatif, dan berintegritas. (Ar)