KMAKASSAR — Menanggapi viralnya video yang menunjukkan dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses penggantian plat nomor kendaraan di Samsat Makassar 2 Sudiang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan (Sulsel) memberikan penjelasan resmi.
Kepala Bapenda Sulsel, Reza Faisal Saleh, memastikan bahwa individu dalam video tersebut bukan aparatur sipil negara (ASN), anggota Polri, maupun tenaga honorer y bertugas di lingkungan Samsat Makassar 2.
“Hasil penelusuran kami menunjukkan bahwa oknum yang terekam dalam video bukan bagian dari aparat Samsat. Saya juga telah meminta agar oknum tersebut segera ditelusuri dan diamankan,” tegas Reza pada Sabtu (28/6).
Ia menambahkan, pihaknya bersama seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Samsat terus berkomitmen memberikan pelayanan yang mudah, transparan, dan optimal bagi para wajib pajak.
“Kami mengingatkan masyarakat agar melakukan seluruh transaksi pembayaran hanya melalui loket resmi atau saluran pembayaran digital milik Samsat,” imbau Reza.
Penulis: Natan







