MAKASSAR – Parameter Publik Indonesia (PPI) baru saja merilis hasil survei terbaru untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kota Makassar, dengan hasil yang cukup menarik perhatian.
Pasangan calon nomor urut 2, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) – Fatmawati Rusdi (Andalan Hati), berhasil unggul dengan perolehan suara 44,1%.
Sementara itu, pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto – Azhar Arsyad (DiA) tertinggal di angka 31,8%.
Responden yang merahasiakan pilihannya tercatat 2,3%, yang belum menentukan pilihan 16,4%, dan tidak tahu 3,4%.
Survei PPI: Bukti Popularitas Andalan Hati
Direktur PPI, Ras MD, menjelaskan survei ini dilakukan pada 15-20 November 2024 dengan melibatkan 440 responden di Kota Makassar.
Responden diminta menjawab satu pertanyaan kunci:”Seandainya pemilihan langsung Gubernur Sulsel dilaksanakan hari ini, siapa pasangan calon yang akan Bapak/Ibu pilih?”
“Hasilnya menunjukkan pasangan Andi Sudirman-Fatmawati memimpin di Makassar,” ungkap Ras MD dalam konferensi pers di Hotel Mercure, Sabtu (22/11).
Kinerja Positif Membawa Keunggulan Elektabilitas
Menanggapi hasil survei tersebut, Juru Bicara Andalan Hati, Ramli Rahim, mengungkapkan bahwa apresiasi warga Makassar terhadap kinerja Andi Sudirman selama menjabat sebagai Gubernur Sulsel menjadi faktor utama kemenangan elektabilitas pasangan ini.
“Fakta menarik dari survei ini adalah bagaimana masyarakat Makassar menilai kinerja di lapangan. Meski Danny Pomanto dikenal sebagai tokoh berpengalaman, kinerja dan program-program Andi Sudirman ternyata lebih diapresiasi oleh warga,” ujarnya.
Dua Faktor Penentu: Kepercayaan dan Pencitraan Positif
Hasil survei mengindikasikan dua faktor utama yang menjadi penentu elektabilitas pasangan Andalan Hati.
Pertama, kepercayaan masyarakat terhadap program-program yang dijalankan Andi Sudirman selama dua tahun terakhir sebagai Gubernur Sulsel. Dampak positif program tersebut dirasakan hingga ke tingkat lokal di Makassar.
Kedua, pencitraan positif yang konsisten. Meski sempat menghadapi serangan kampanye hitam, citra Andi Sudirman tetap kuat di mata publik.
“Black campaign terbukti tidak efektif untuk menjatuhkan elektabilitasnya. Sebaliknya, pencitraannya tetap diterima dengan baik oleh masyarakat,” tambah Ramli Rahim.
Akankah Tren Kemenangan Ini Bertahan?
Hasil survei ini semakin memperkuat posisi Andi Sudirman dan Fatmawati sebagai pasangan favorit di Pilgub Sulsel.
Namun, persaingan dengan pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto masih menyisakan ruang untuk dinamika politik yang menarik.
Dengan dukungan publik yang terus menguat, mampukah Andalan Hati mempertahankan tren kemenangan ini hingga pemilihan resmi digelar?
Pilgub Sulsel 2024 akan menjadi panggung utama bagi para calon untuk membuktikan siapa yang paling layak memimpin provinsi ini.**







