Lintaskabar.id, Makassar — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel), Andi Rachmatika Dewi, menyatakan siap mengawal dan memperjuangkan aspirasi warga Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Cicu Serap Aspirasi Warga Saat Reses Malam Hari

Andi Rachmatika Dewi yang akrab disapa Cicu menggelar reses atau temu konstituen bersama masyarakat di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, pada Selasa (24/2) malam. Dalam kegiatan itu, Lurah Gunung Sari Ahmad Abubakar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para ketua RT/RW, serta ratusan warga turut menghadiri pertemuan.

Cicu Tegaskan Reses Jadi Ruang Pengawasan Pembangunan

Dalam sambutannya, Cicu menegaskan reses menjadi momen penting untuk menyerap, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Ia juga memanfaatkan pertemuan tersebut untuk meninjau langsung kondisi pembangunan di lapangan.

“Pertemuan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi bapak dan ibu, mendengar keluhan, serta meninjau kondisi lapangan untuk kemudian diperjuangkan dalam kebijakan,” ujar Cicu.

Warga Usul Bank Sampah di Setiap RW

Pada sesi penyampaian aspirasi, seorang warga mengusulkan agar setiap RW memiliki bank sampah sehingga masyarakat lebih mudah mengelola sampah rumah tangga.

“Saya berharap di setiap RW ada bank sampah supaya warga tidak jauh lagi dan tidak bingung mau dibawa ke mana. Saya sudah memilah sampah plastik,” ujarnya.

Cicu Dorong Partisipasi Warga dan Siap Dukung Penambahan Bank Sampah

Menanggapi usulan itu, Cicu mengapresiasi lima bank sampah yang sudah terbentuk di wilayah tersebut. Ia mendorong warga aktif mengelola sampah karena kapasitas TPA Antang dinilai sudah tidak mampu menampung seluruh sampah warga Makassar. Ia juga menyatakan siap ikut berpartisipasi jika warga ingin menambah bank sampah.

“Sampah plastik bisa dipisahkan dan memiliki nilai ekonomi. Jika ingin menambah bank sampah, saya siap berpartisipasi,” katanya.

Cicu Soroti Keterbatasan Anggaran dan Tawari Dukungan untuk Kelompok Tani

Selain soal sampah, Cicu menyoroti pentingnya pembangunan partisipatif di tengah keterbatasan anggaran kelurahan. Ia menilai APBD tidak dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat tanpa dukungan partisipasi warga. Terkait kelompok wanita tani, ia menyatakan siap memfasilitasi bantuan, termasuk program tanaman pekarangan bergizi melalui dukungan kementerian terkait.

Cicu Ingatkan Pembaruan Data Bansos dan BPJS

Cicu juga mengingatkan warga untuk memperbarui data penerima bantuan sosial, termasuk kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu yang masuk kategori desil satu hingga lima.

“Jika ada BPJS yang tiba-tiba tidak aktif dan masuk kategori tersebut, segera laporkan karena saat ini sedang dilakukan pendataan ulang oleh kementerian sosial,” jelasnya.

Lurah Gunung Sari Bentuk Paguyuban RT/RW untuk Perkuat Koordinasi

Sementara itu, Lurah Gunung Sari Ahmad Abubakar menyampaikan apresiasi karena Cicu memilih wilayahnya sebagai lokasi reses. Ia menyebut Kelurahan Gunung Sari tertib dan aman saat pelaksanaan pemilihan RT/RW. Meski begitu, ia mengakui keterbatasan anggaran kelurahan membuat pihaknya belum mampu mengakomodasi seluruh kegiatan masyarakat. Karena itu, ia membentuk paguyuban RT/RW sebagai wadah koordinasi dan gotong royong warga. (Ar)