MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar dan Muhammadiyah kembali menegaskan komitmen mereka terhadap masa depan generasi muda melalui kolaborasi bersama Purna Paskibraka Indonesia Makassar dan BRilian.
Acara yang digelar di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan Kapoposang No. 2 Makassar, pada Rabu (23/7), menyaksikan penyerahan paket sekolah gratis serta peluncuran gerakan lingkungan #BombebotolPlastik untuk para siswa SD dan SMP Muhammadiyah di Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir langsung dan mengungkapkan apresiasi terhadap upaya Muhammadiyah dalam menggabungkan perhatian terhadap pendidikan dan lingkungan.
Ia menyampaikan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang sangat mempengaruhi arah bangsa di masa depan, dan karena itu, akses pendidikan harus merata untuk seluruh lapisan masyarakat.
“Acara ini bukan hanya sekadar pemberian perlengkapan sekolah, tetapi juga simbol dari penguatan nilai karakter, kesadaran sosial, dan pelestarian lingkungan sejak dini,” ungkap Munafri.
Appi juga mengapresiasi langkah Muhammadiyah yang memadukan perhatian terhadap pendidikan dan pelestarian lingkungan. Ia menilai ini sebagai kontribusi nyata Muhammadiyah dalam mencetak generasi muda yang cerdas, peduli, dan berkarakter.
Ia menambahkan, “Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, pendidikan berkualitas yang inklusif harus bisa diakses oleh semua kalangan,”paparnya.
Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi ini menegaskan pentingnya perhatian besar Pemerintah Kota Makassar terhadap sektor pendidikan, termasuk melalui kolaborasi lintas sektor dengan organisasi masyarakat dan individu. Salah satunya adalah kerja sama dengan Muhammadiyah dalam menyediakan bantuan pendidikan.
“Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak, tetapi juga memberi kekuatan bagi orang tua untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka,” tambah Munafri.
Gerakan #BombebotolPlastik juga mendapat perhatian dari Munafri. Ia menyebutnya sebagai upaya untuk menanamkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa. Pemerintah Kota Makassar juga telah menyusun berbagai program edukatif terkait pengelolaan sampah, pembuatan biopori, hingga pengembangan ekoenzim di sekolah-sekolah.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan dan tanggung jawab sosial,” jelasnya.
Selain itu, Munafri juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi dalam pembentukan kepribadian siswa. Ia menilai bahwa nilai-nilai budaya lokal seperti Tapak Rama dan Siri’ Na Pacce harus terus diwariskan agar generasi muda Makassar tumbuh dengan identitas yang kuat dan akhlak yang mulia di tengah arus globalisasi.
“Anak-anak kita harus memiliki kekuatan dalam adat, agama, dan mental agar kelak menjadi pemimpin bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beretika dan bermartabat,” ujarnya.
Munafri juga memberikan bantuan kepada sekolah tersebut, yang menjadi simbol kolaborasi strategis antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan demi masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Makassar.
Di akhir sambutannya, Wali Kota berharap bantuan paket sekolah gratis ini dapat memotivasi anak-anak untuk lebih giat belajar dan meraih cita-cita mereka.
Ketua PD Muhammadiyah Kota Makassar, KH. Said Akil Abdul Samad, juga mengungkapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Pemkot Makassar terhadap program-program Muhammadiyah.
“Muhammadiyah selalu berkomitmen untuk memajukan pendidikan dan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap aktivitasnya,” ujarnya.
Acara penyerahan bantuan dan peluncuran gerakan #BombebotolPlastik berlangsung meriah, dihadiri oleh ratusan siswa, guru, orang tua, serta perwakilan instansi lainnya.
Penulis: Ardhi







