GOWA— Dalam peringatan Hari Guru Nasional 2024 Tingkat Kabupaten Gowa, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menegaskan bahwa konsistensi dan keberlanjutan adalah kunci untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia menyebutkan, para guru memegang peran strategis sebagai ujung tombak pembentukan karakter dan kompetensi generasi muda.

Hal itu disampaikan Adnan dalam acara Apresiasi Guru yang berlangsung meriah di Ballroom Karebosi Condotel Hotel Makassar, Sabtu (21/12).

Acara ini dihadiri ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan dan diramaikan dengan pemberian sejumlah penghargaan, termasuk dua hadiah umrah dan enam beasiswa bagi guru berprestasi.

“Konsistensi dan keberlanjutan dalam pendidikan adalah investasi jangka panjang. Tanpa dedikasi guru, kemajuan seperti yang kita nikmati hari ini takkan tercapai,” ujar Adnan yang juga menjabat Sekretaris Jenderal APKASI.

Adnan memaparkan berbagai program prioritas pendidikan Pemkab Gowa yang telah membawa prestasi gemilang, seperti program Mahasantri yang menghantarkan Kabupaten Gowa meraih Peringkat Ketiga dalam Penghargaan Pembangunan Daerah 2023 dan penghargaan Dwija Praja Nugraha dari Presiden RI.

“Prestasi ini adalah hasil kerja kolaboratif dari seluruh guru di Gowa. Saya titip anak-anak kita agar dibimbing menjadi generasi yang lebih hebat dari kita,” tambah Adnan.

Ketua Panitia, Harianti, menambahkan bahwa acara ini adalah bentuk apresiasi tinggi kepada guru yang telah berjuang tanpa lelah mencerdaskan bangsa. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi para guru untuk terus berkarya dan berinovasi.

Kegiatan ini juga mempererat sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas.

Dengan berbagai program dan penghargaan yang diberikan, Gowa terus menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang memprioritaskan pendidikan.

“Guru adalah kunci keberlanjutan masa depan. Melalui mereka, kita mencetak generasi penerus yang akan membawa Gowa ke arah yang lebih baik,” tutup Adnan dengan penuh harap.

Penulis: Natan