MAKASSAR— Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, bersama Kalak BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin menyusuri kawasan banjir di Blok 8-10, Kecamatan Manggala, Minggu (22/12).
Bukan hanya meninjau, Danny juga menyapa warga terdampak dan memastikan mereka mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Banjir yang terjadi untuk kedua kalinya di awal musim hujan ini menjadi perhatian serius Pemkot Makassar.
Danny mengingatkan warga untuk tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi bisa terjadi berulang kali.
“Saya minta masyarakat untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Badai yang melanda daerah sekitar Makassar bisa memicu kiriman air hujan yang lebih besar,” tegasnya.
Untuk membantu korban banjir, Pemkot Makassar telah menyiapkan beberapa posko pengungsian, salah satunya di Masjid Jabal Nur. Hingga Minggu (22/12).Sebanyak 760 warga dari 12 titik di Kecamatan Manggala telah mengungsi.
Danny juga memastikan tim kesehatan aktif memantau kondisi pengungsi, mengingat beberapa warga dilaporkan mengalami gatal dan demam.
“Tadi ada warga yang meminta pertolongan di rumah mereka. Saya sudah instruksikan tim kesehatan untuk segera memberikan bantuan, meskipun idealnya mereka berada di posko pengungsian untuk mempermudah proses evakuasi dan penanganan,” ungkap Danny.
Danny menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menghadapi bencana ini. Dengan status darurat bencana yang sudah ditandatangani, ekosistem penanganan bencana di Makassar kini bekerja maksimal.
“Pertanyaannya sekarang, bagaimana kita menghadapi banjir ini dengan lebih baik? Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Penulis: Natan







