BILBAO — Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan tidak akan mengundurkan diri meski gagal membawa trofi bagi timnya musim ini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Namun, ia menyatakan siap jika manajemen klub memutuskan untuk memecatnya.

Pernyataan ini muncul setelah MU takluk 0-1 dari Tottenham Hotspur dalam final Liga Europa, Kamis (22/5) dini hari WIB.

“Saya tak merasa harus membuktikan apa pun kepada siapa pun. Tapi saya terbuka pada semua kemungkinan. Kalau direksi dan fans merasa saya bukan orang yang tepat, saya akan pergi tanpa meminta kompensasi,” ucap Amorim, dikutip dari ESPN.

Pelatih asal Portugal itu baru bergabung pada pertengahan musim 2024/2025 menggantikan Erik ten Hag. Ia masih memiliki kontrak dua tahun di Old Trafford dan percaya bisa membawa perubahan.

Namun, kekalahan dari Spurs semakin memperburuk catatan Amorim di MU. Selain gagal meraih gelar, MU kini berada di peringkat ke-16 klasemen Liga Inggris dengan satu laga tersisa  posisi yang sangat tidak ideal untuk klub sebesar Manchester United. Ironisnya, Tottenham justru berada satu tingkat di bawah MU.

Kegagalan ini menambah tekanan terhadap Amorim, yang kemungkinan besar harus menghadapi keputusan sulit dari manajemen dalam waktu dekat.

Penulis: Natan