MAKASSAR — Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis, di Balairung I Wayan Bendhi, Minggu (19/10).
Pelatihan yang diinisiasi oleh unit P3M ini merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi tenaga pelaksana di bidang pengelolaan gizi dan sanitasi makanan, khususnya bagi pekerja satuan pelayanan pemenuhan gizi di Kota Makassar.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai instansi dan lembaga penyedia layanan makanan, terutama yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan.
Dalam sambutannya, Direktur Poltekpar Makassar, Herry Rachmat Widjaja M.M.Par., CHE, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Pariwisata dengan Badan Gizi Nasional dalam rangka mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Melalui pelatihan ini, Poltekpar Makassar berkomitmen mengambil peran nyata dalam memperkuat kapasitas SDM di bidang kuliner dan gizi, sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
Selama kegiatan, para peserta mendapatkan materi seputar Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP), serta teknik penanganan bahan makanan yang baik dan aman. Materi disampaikan oleh narasumber berpengalaman, yaitu Ramli Hajar, Muhammad Anas, A.Md., SE., MM, dan Intan Fauzia Amalia, S.Gz.
Selain teori, peserta juga mengikuti praktik langsung seperti teknik pemotongan sayur dan pengolahan bahan makanan yang higienis, yang dipandu langsung oleh para narasumber. Secara umum, peserta menilai pelatihan ini sangat bermanfaat, aplikatif, dan mampu menambah wawasan serta keterampilan baru, terutama bagi mereka yang masih pemula di bidang kuliner dan sanitasi makanan.
Salah satu peserta, Nur Aisyah, mengungkapkan, “Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami yang masih memiliki pengetahuan dan pengalaman terbatas di bidang penyajian makanan dan sanitasi. Materinya menambah wawasan dan keterampilan praktis kami.”
Melalui kegiatan ini, Poltekpar Makassar berharap dapat memperkuat peran lembaga pendidikan vokasi dalam mendukung kebijakan pemerintah menuju terciptanya generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Penulis: Anugrah







