MAKASSAR — Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar merayakan puncak Dies Natalis ke-34 di Lapangan Gedung Rektorat, Jumat (19/9)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Perayaan berlangsung meriah dengan dihadiri pejabat, pimpinan instansi, Dharma Wanita, civitas akademika, mahasiswa, hingga pegawai purnabakti yang turut berjasa membangun kampus pariwisata kebanggaan di kawasan timur Indonesia.

Acara diawali dengan kilas balik perjalanan Poltekpar yang disampaikan oleh mantan Direktur Poltekpar Makassar. Drs. Muh. Yusuf.

Ia menegaskan bagaimana transformasi besar telah ditempuh sejak era Balai Pendidikan dan Latihan Pariwisata (BPLP) hingga kini menjadi perguruan tinggi vokasi dengan akreditasi unggul.

“Perjalanan tersebut merupakan bukti nyata komitmen Poltekpar terhadap mutu pendidikan sekaligus kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” bebernya.

Sementara itu, Prof. Dr. Ilham menyampaikan orasi ilmiah bertema “Membangun Insan Pariwisata Unggul Menuju Indonesia Emas 2045: Nilai, Etika, dan Kearifan Lokal”.

Ia menekankan bahwa pariwisata tidak hanya soal keuntungan ekonomi, tetapi harus berpijak pada tanggung jawab sosial, keberlanjutan, serta penguatan budaya lokal.

Prof. Ilham mengajak insan pariwisata menjunjung integritas, etika global, dan kearifan lokal sebagai pilar pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan.

Ia menegaskan bahwa tema Dies Natalis kali ini, “Unggul dalam Prestasi, Solid dalam Kebersamaan,” adalah komitme bersama untuk meningkatkan kualitas.

“Komitmen akademik untuk meningkatkan daya saing internasional, dan menjaga kekompakan civitas akademika,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Poltekpar Makassar memberikan penghargaan kepada mahasiswa terbaik tiap program studi, dosen terbaik, serta pegawai terbaik (ASN maupun PPNPN). Selain itu, kampus juga menyerahkan cinderamata kepada para pegawai purnabakti sebagai wujud terima kasih atas dedikasi mereka.

Rangkaian acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan penampilan hiburan.

Suasana penuh kebersamaan ini menjadi simbol bahwa di usia 34 tahun, Poltekpar Makassar semakin siap berlari lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan berkolaborasi lebih erat untuk mewujudkan diri sebagai pusat pendidikan vokasi pariwisata unggulan yang memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

Penulis: Anugrah