DORTMUND—Borussia Dortmund nyaris menulis sejarah besar di ajang UEFA Champions League, kala mereka menang 3-1 atas Barcelona pada leg kedua perempat final di Signal Iduna Park, Selasa (15/4).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Meski gagal membalikkan agregat, skuad Niko Kovač tampil heroik dan membuat lawan panik hingga menit-menit akhir.

Serhou Guirassy jadi bintang utama malam itu, mencetak hattrick yang membakar semangat publik Dortmund. Meski defisit empat gol dari leg pertama, Die Borussen tampil tanpa rasa takut dan langsung menekan sejak menit awal.

Tekanan itu membuahkan penalti di menit 11 yang dieksekusi Guirassy lewat Panenka cantik.

Di babak kedua, Guirassy kembali mencetak gol dari jarak dekat setelah memanfaatkan situasi bola mati.

Meski sempat kecolongan gol bunuh diri Bensebaini, striker asal Guinea itu melengkapi hattrick-nya dengan penyelesaian klinis di menit ke-76.

Meski hanya butuh dua gol lagi untuk menyamai agregat, waktu tak cukup bagi Dortmund untuk melanjutkan momentum luar biasa mereka. Pelatih Niko Kovač tetap bangga atas perjuangan anak asuhnya.

“Kami tunjukkan karakter besar dan bikin Barcelona menderita. Kekalahan ini menyakitkan, tapi semangat tim luar biasa,” ujar Kovač seusai laga, dilansir dari Uefa.com.

Dengan hasil ini, Dortmund harus puas tersingkir dengan kepala tegak. Guirassy juga mencatatkan diri sebagai pemain keempat dalam sejarah klub yang mencetak hattrick di Liga Champions.

“Kami bisa guncang gunung di stadion ini,” ujar Guirassy, penuh keyakinan.

Susunan pemain 

Dortmund: Kobel; Süle, Anton, Bensebaini; Yan Couto (Brandt 77), Gross, Nmecha (Reyna 64), Svensson; Adeyemi (Gittens 77), Guirassy, Beier (Duranville 64)

Barcelona: Szczęsny; Koundé, Cubarsi, Ronald Araújo, Gerard Martín; Gavi (Pedri 59), De Jong; Fermín López (Eric García 70); Yamal (Ferran Torres 70), Lewandowski (Olmo 86), Raphinha

Penulis: Zulkifli