Lintaskabar.id, Barcelona – Proses pemilihan Presiden Klub Barcelona di Camp Nou pada Minggu (15/3) usai. Dalam pemungutan suara tersebut, anggota klub memberikan dukungan mayoritas kepada Joan Laporta untuk kembali memimpin Barcelona.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Laporta memenangkan pemilihan dengan selisih suara yang cukup jauh dari pesaingnya, Victor Font. Dari total 48.400 suara yang dihitung, Laporta memperoleh 36.117 suara dan unggul 24.643 suara. Dengan hasil ini, Laporta akan memimpin Barcelona hingga tahun 2031.

Meski begitu, tingkat partisipasi anggota klub dalam pemilihan ini tergolong rendah. Barcelona mencatat hanya 42,34 persen anggota yang menggunakan hak pilihnya dari total 114.504 pemegang hak suara.

Anggota klub dari berbagai unsur ikut terlibat dalam proses pemungutan suara tersebut, termasuk pelatih, pemain, dan ofisial tim. Pemilihan presiden klub ini digelar di Camp Nou setelah pertandingan La Liga.

Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Barcelona 5-2 atas Sevilla. Setelah laga usai, para pemain serta staf pelatih yang berada di stadion turut menggunakan hak suara mereka.

Selain di Camp Nou, Barcelona juga membuka empat lokasi pemungutan suara tambahan di Tarragona, Girona, Lleida, dan Andorra. Klub bahkan menyiarkan seluruh proses pemilihan secara langsung melalui akun resmi mereka.

“Saya tidak akan memberi tahu Anda siapa yang akan saya pilih karena itu rahasia,” kata Flick dalam konferensi pers setelah pertandingan melawan Sevilla, sebelum pemungutan suara.

“Ini hari yang istimewa. Saya melihatnya di televisi di kantor saya di stadion, pemilihan sedang berlangsung, ini istimewa. Saya pikir semua orang juga senang,” ujarnya dilansir dari ESPN.

Sementara itu, mantan pelatih Barcelona Xavi Hernandez juga tampak hadir dalam pemungutan suara tersebut. Beberapa hari sebelumnya, Xavi sempat menyebut Laporta sebagai ‘pembohong’ terkait persoalan Lionel Messi. (Zi/*)