Lintaskabar.id, Gowa — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Darmawansyah Muin, menilai prestasi kontingen Sulsel terus menurun dari Pekan Olahraga Nasional (PON) ke PON. Karena itu, KONI Sulsel menetapkan target mengembalikan Sulsel ke 10 besar nasional pada PON mendatang.
“Ya, sekarang ini kita melihat bahwa prestasi dari setiap PON demi PON mengalami penurunan di Provinsi Sulawesi Selatan. Sebelumnya, Sulsel pernah bertahan di tujuh besar, namun kemudian Sulsel turun hingga di luar 10 besar,” ujar Darmawansyah.
KONI Sulsel Perketat Strategi Anggaran dan Kolaborasi
Darmawansyah menegaskan KONI Sulsel akan mengelola anggaran secara tepat, efisien, dan efektif untuk memperkuat pembinaan atlet. Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan olahraga di Sulsel memperkuat kerja sama.
Dengan langkah tersebut, KONI Sulsel ingin mempercepat pembinaan dan meningkatkan kualitas latihan atlet agar Sulsel mampu bersaing lebih kuat di PON.
Goa Indah Open Tournament Jadi Ajang Pantau Bulutangkis
Di sisi lain, Wakil Bupati Gowa itu menyebut KONI Sulsel memanfaatkan Gowa Indah Open Tournament yang dilaksanakan di Gor Sungguminasa kabupaten Gowa Minggu (15/2) malam untuk memantau cabang olahraga di bawah PBSI, khususnya bulutangkis. KONI Sulsel menargetkan bulutangkis ikut menyumbang medali pada PON.
Namun, Darmawansyah mengakui Sulsel belum pernah meraih medali bulutangkis sepanjang sejarah PON. Meski demikian, KONI Sulsel tetap memasang target minimal satu medali pada PON tahun depan.
KONI Dorong Turnamen Berjalan Rutin Setiap Tahu
“Terimah kasih kepada penyelenggara Goa Indah Open Tournament. Saya berharap panitia dan pemangku kepentingan olahraga menjaga keberlanjutan event agar turnamen tersebut terus berlangsung setiap tahun,” bebernya. (Ar)







