MAKASSAR — Sebagai negara kepulauan dengan panjang garis pantai yang luas, Indonesia menghadapi ancaman besar terhadap ekosistem pesisir akibat abrasi yang semakin parah.
Dampak tersebut tidak hanya merusak habitat laut, tetapi juga mengancam mata pencaharian masyarakat pesisir yang bergantung pada alam.
Untuk menghadapi tantangan ini, Astra Group, bersama dengan Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Financial Services (TAF), Asuransi Astra, dan mitra Kalla Toyota, melaksanakan program penanaman 20.000 bibit mangrove di Kampung Berseri Astra (KBA) Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, Makassar, pada 13 Agustus 2025.
Dalam rangka merayakan Hari Konservasi Nasional yang jatuh pada 10 Agustus, ACC, TAF, Asuransi Astra, dan Kalla Toyota berkolaborasi menyumbangkan 5.000 bibit mangrove masing-masing, sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian lingkungan.
Aksi ini mencerminkan tanggung jawab bersama untuk menciptakan nilai jangka panjang yang tak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membawa dampak positif sosial dan lingkungan bagi masyarakat.
Program penanaman ini bagian dari komitmen Astra Group untuk mewujudkan Astra Sustainability Aspirations yang berfokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca dan penguatan ketahanan iklim, serta menargetkan pencapaian Astra Net Zero Scope 1 dan 2 pada 2050.
Inisiatif ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama dalam Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action).
Selain menjaga keseimbangan alam, program ini juga memperkuat ketahanan masyarakat pesisir dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin kompleks.
Menurut Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2024, Sulawesi Selatan memiliki luas habitat mangrove mencapai 124.604 hektare, namun hanya sekitar 8,8% atau 11.067 hektare yang telah tertanami, dengan hampir separuhnya dalam kondisi rusak.
Kawasan Rammang-Rammang sendiri termasuk wilayah dengan risiko abrasi yang signifikan, sehingga upaya penanaman mangrove menjadi langkah penting untuk mencegah erosi, menjaga stabilitas tanah, serta memulihkan ekosistem pesisir.
“Kerusakan ekosistem ini sudah sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, kegiatan penanaman mangrove ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial kita bersama. Ini adalah investasi jangka panjang untuk lingkungan kita, agar masa depan anak cucu kita tetap terjaga. Semoga apa yang kita tanam hari ini dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat berkelanjutan,” ujar HCBP Manager Kalla Toyota, Nur Asia Yunus.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi gerakan lebih luas untuk melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam upaya pemulihan ekosistem pesisir. Bersama-sama, kita memiliki tanggung jawab kolektif untuk menciptakan masa depan yang lebih lestari dan harmonis dengan alam.
“Kolaborasi antara ACC, TAF, Asuransi Astra, dan Kalla Toyota ini bukan hanya aksi lingkungan, tetapi juga cerminan komitmen kami untuk menanam harapan, menyemai kehidupan, dan menjaga warisan alam untuk generasi mendatang. Kami percaya bahwa ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Semoga kolaborasi ini dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk bergerak bersama demi menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih lestari,” kata VP Governance, Risk Management, Compliance & Corporate Secretary Asuransi Astra, Djoko Nugroho Anindito.
Penulis: Amriadi







