Lintaskabar.id, Makassar – Universitas Hasanuddin menggelar rapat koordinasi awal panitia menjelang Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang dijadwalkan berlangsung 21–30 April 2026. Rapat tersebut berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026 di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof. drg. Muhammad Ruslin memimpin rapat tersebut sebagai penanggung jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) di Unhas. Melalui rapat ini, panitia kemudian memastikan persiapan UTBK dilakukan sejak awal agar seluruh proses berjalan optimal.
“Model kerja yang kita lakukan selama ini mendapat dukungan dari panitia pusat. Hal ini menunjukkan bahwa sistem kerja yang diterapkan telah sejalan dengan mekanisme nasional, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menyelenggarakan seleksi yang transparan, tertib, dan kredibel. Hal ini yang perlu kita jaga dan optimalkan,” jelas Prof. Ruslin.
Unhas Jaga Seleksi Transparan
Selain itu, Ruslin menegaskan Unhas harus memastikan proses seleksi berjalan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Kita ikut menyukseskan program pemerintah, kita harus memastikan bahwa seluruh proses tervalidasi dengan baik, serta mampu memberikan kepercayaan kepada masyarakat terhadap sistem seleksi nasional,” tambah Prof. Ruslin.
Lokasi dan Ruang Ujian Disesuaikan
Selanjutnya, Koordinator Pelaksana UTBK Unhas Nurul Ichsani, S.Sos., M.I.Kom. memaparkan mekanisme pelaksanaan UTBK SNBT 2026, mulai dari jadwal, lokasi ujian, hingga sistem operasional.
Pada tahun ini, Unhas menyesuaikan jumlah lokasi dan ruang ujian. Jika sebelumnya terdapat 19 lokasi dengan 49 ruang ujian, kini UTBK akan digelar di 15 lokasi dengan 44 ruang ujian.
Secara rinci, sebanyak 12 lokasi dengan 36 ruang ujian berada di Kampus Tamalanrea, sedangkan tiga lokasi dengan delapan ruang ujian disiapkan di Kampus Gowa.
Rapat Bahas Evaluasi
Selain pemaparan teknis, peserta rapat juga menyampaikan berbagai masukan berdasarkan pelaksanaan UTBK tahun sebelumnya. Masukan tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi untuk mengantisipasi potensi kendala pada pelaksanaan tahun ini. (Ag)







