Lintaskabar.id, Takalar – Ketua DPC Partai Demokrat Takalar, Sindiwa Tarang menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kepemimpinan serta menghormati mekanisme partai menjelang Musyawarah Daerah (Musda).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia menyampaikan hal tersebut saat merespons dinamika internal terkait arah dukungan DPC terhadap calon Ketua DPD Demokrat Sulawesi Selatan.

Menurut Sindiwa keberlanjutan manajemen partai harus menjadi perhatian utama agar organisasi tetap berjalan stabil. Ia mengibaratkan partai seperti kendaraan yang membutuhkan kendali yang konsisten.

“Pada prinsipnya, kami menginginkan kesinambungan manajemen partai. Kami memandang partai seperti kendaraan, jika terjadi pergantian di tengah jalan tentu perlu penyesuaian lagi,” ujarnya.

Tekankan Harmoni dan Soliditas Kader

Ia menilai selama ini organisasi berjalan dengan baik dan komunikasi antar kader tetap terjaga. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga harmonisasi agar agenda partai dapat berjalan optimal.

Sinda juga mengingatkan seluruh kader untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak soliditas internal maupun mencederai persaudaraan sesama kader.

“Mekanismenya sudah jelas. Siapapun yang ingin maju sebagai ketua DPD dipersilakan selama mengikuti aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dukungan Ditentukan dalam Forum Resmi

Ia menambahkan, setiap kader harus menjaga sikap dan tidak terpengaruh isu-isu yang berpotensi merusak tatanan partai.

Terkait dukungan, Sindiwa menegaskan bahwa hal tersebut akan ditentukan secara resmi dalam forum Musda. Ia juga mengingatkan agar proses meminta dukungan dilakukan secara santun dan sesuai etika.

“Kalau ingin meminta dukungan, lakukan dengan cara yang baik. Ketua DPC tidak bisa dipengaruhi dengan cara-cara yang tidak pantas,” katanya.

Soroti Figur Berpengalaman di Internal Demokrat

Ia mengakui adanya dukungan yang mengarah kepada salah satu figur, yakni Nimatullah atau yang akrab disapa Ulla. Namun, ia menegaskan dukungan tersebut merupakan inisiatif para ketua DPC, bukan permintaan langsung dari yang bersangkutan.

Sinda menilai Ulla sebagai kader tulen yang memiliki rekam jejak panjang di Partai Demokrat. Ia menyebut Ulla berproses dari bawah hingga pernah menjabat sebagai sekretaris.

“Beliau sudah tiga kali menjadi anggota DPRD Provinsi, dua di antaranya sebagai pimpinan,” ungkapnya.

Selain itu, ia menilai kemampuan memahami kondisi daerah serta jaringan komunikasi hingga tingkat kabupaten menjadi keunggulan tersendiri.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada figur lain yang memiliki pemahaman sosial politik sekuat itu.

Imbau Kader Tunggu Jadwal Musda

Meski dinamika internal mulai menguat, Sinda mengimbau seluruh kader untuk menahan diri dan menunggu jadwal resmi Musda dari DPP.

Ia menegaskan tidak perlu ada kegaduhan sebelum tahapan resmi dimulai.

“Jika ada yang ingin maju, silakan mengikuti mekanisme yang berlaku. Kita tunggu saja jadwal dari DPP,” pungkasnya. (Ar)