Lintaskabar.id, Makassar — SD Islam Athirah Racing Centre menyelenggarakan Family Gathering di Oasis Kitchen and Pool, Pantai Akkarena, Makassar, Sabtu (7/1/2026). Sekolah mengusung tema “Satu Keluarga, Sejuta Rasa” dan mengajak guru serta karyawan, siswa, orang tua siswa, hingga keluarga besar sekolah untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ruang Temu Sekolah dan Orang Tua

Melalui kegiatan ini, sekolah menciptakan ruang temu yang mempererat hubungan dengan orang tua di luar aktivitas akademik. Sejak awal acara, panitia membuka kegiatan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, para siswa dari berbagai kelas menampilkan pertunjukan yang menunjukkan kreativitas serta bakat mereka.

Hiburan dan Permainan Hidupkan Suasana

Setelah itu, panitia menghadirkan rangkaian hiburan dan permainan untuk menghidupkan suasana. Badut membawakan pertunjukan sulap yang mengundang tawa peserta, khususnya siswa. Sementara itu, panitia juga menggelar berbagai permainan interaktif yang melibatkan siswa, orang tua, dan guru dalam suasana santai dan akrab.

Doorprize Jaga Antusiasme Peserta

Antusiasme peserta bertahan hingga sesi pembagian doorprize. Panitia menyiapkan beragam hadiah yang menarik perhatian, terutama saat pengundian hadiah utama yang memicu sorak dan kegembiraan peserta.

Panitia Tekankan Nilai Silaturahim

Ketua panitia kegiatan, Disyah Hardian Basyuki—perwakilan orang tua siswa sekaligus anggota Komite SD Islam Athirah Racing Centre—menilai kegiatan ini memegang peran penting dalam membangun kedekatan antarkomponen sekolah.

“Family gathering ini bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi menjadi momen untuk memperkuat silaturahim antara guru, karyawan, orang tua, dan siswa. Melalui kebersamaan seperti ini, rasa kekeluargaan dapat tumbuh dan saling mengenal pun semakin dekat, tanpa meninggalkan nilai-nilai Islami,” ujarnya.

Harapan Sekolah: Kolaborasi Terus Menguat

Melalui kegiatan tersebut, SD Islam Athirah Racing Centre berharap kolaborasi dan kepercayaan antara sekolah dan orang tua terus terjaga. Dengan begitu, sekolah dan keluarga dapat membangun lingkungan pendidikan yang nyaman, harmonis, dan saling mendukung. (Ag)