MAKASSAR — Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Universitas Hasanuddin mencatat berbagai kemajuan penting dalam bidang mutu dan akreditasi selama masa kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. Periode 2022–2025 menjadi momentum strategis dalam mendorong peningkatan kualitas akademik dan memperkuat eksistensi Unhas di level nasional maupun global.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua LPMPP, Prof. Dr. Ir. Musrizal Muin, M.Sc., mengungkapkan bahwa salah satu pencapaian signifikan terlihat pada peningkatan jumlah program studi yang meraih akreditasi unggul. Jika pada tahun 2021 jumlahnya mencapai 113 program studi, maka pada pertengahan 2025 telah bertambah menjadi 147, mencerminkan kenaikan lebih dari 30 persen.

“Peningkatan yang paling mencolok terjadi pada akreditasi dan sertifikasi internasional. Dari sebelumnya 41 program studi di tahun 2021, kini telah mencapai 86 program studi di tahun 2025. Artinya, terjadi lonjakan lebih dari dua kali lipat atau sekitar 110 persen. Ini mencerminkan keseriusan Unhas dalam menjawab tantangan global melalui peningkatan mutu berstandar internasional,” jelas Prof. Musrizal.

Ia juga menyampaikan bahwa capaian tersebut tak lepas dari program peningkatan kompetensi dosen. Selama periode tersebut, 433 dosen telah mengikuti pelatihan PEKERTI dan 119 dosen mengikuti program Applied Approach (AA). Kedua program tersebut merupakan fondasi penting untuk memperkuat kualitas pembelajaran, yang pada gilirannya berdampak pada mutu lulusan dan nilai akreditasi.

Guna menunjang hal tersebut, LPMPP telah menjalankan transformasi digital secara bertahap. Selaras dengan visi Rektor Prof. JJ, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) terus dikembangkan melalui platform digital e-SPMI. Sistem ini memungkinkan proses evaluasi diri, pengelolaan dokumen, hingga pendampingan langsung oleh auditor internal secara lebih efisien dan terintegrasi.

Saat ini, Unhas mengelola 234 program studi, termasuk 14 program studi baru yang sedang dalam tahap usulan. Adanya sistem e-SPMI mempermudah setiap program studi dalam menyusun dokumen akademik sesuai standar dari BAN-PT, LAM, maupun lembaga akreditasi internasional.

“Selain itu, LPMPP juga telah membangun aplikasi early warning system yang memantau masa berlaku akreditasi setiap program studi. Aplikasi ini sangat membantu untuk memastikan kesiapan menghadapi siklus akreditasi berikutnya secara tepat waktu,” tambah Prof. Musrizal.

Di sisi lain, strategi eksternal juga dijalankan secara aktif. LPMPP secara rutin menjalin komunikasi dan kerja sama dengan lembaga akreditasi nasional maupun internasional. Proses pendampingan, pembiayaan, serta review internal dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat posisi program studi menuju akreditasi unggul.

Prof. Musrizal menekankan bahwa semua pencapaian ini tidak terlepas dari komitmen dan dukungan penuh Rektor Prof. JJ. Sejak awal masa kepemimpinan, beliau memberikan arahan yang jelas agar LPMPP mengoptimalkan seluruh potensi internal dan menjadikan mutu sebagai pilar utama dalam pencapaian akreditasi maupun pemeringkatan institusi.

“Prof. JJ selalu menekankan bahwa akreditasi merupakan hasil dari budaya mutu yang konsisten. Karena itu, integrasi budaya mutu ke dalam seluruh proses akademik adalah hal yang mutlak,” ujarnya.

Dukungan tersebut tidak hanya menyentuh aspek pendanaan dan fasilitas, tetapi juga mencakup keterlibatan langsung Rektor dalam berbagai aktivitas, termasuk pendampingan, kolaborasi, hingga visitasi oleh lembaga akreditasi nasional dan internasional. Ini menunjukkan komitmen pimpinan dalam mengawal langsung proses peningkatan mutu di Unhas.

Langkah-langkah ini semakin memperkuat tekad Unhas untuk menjadi universitas bertaraf internasional. Kolaborasi erat antara LPMPP, pimpinan universitas, fakultas, dan seluruh sivitas akademika telah menjadikan mutu sebagai pondasi utama dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi. Dengan capaian ini, Unhas optimistis dapat terus memperluas pengakuan internasional dan mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat global.

“Kami akan terus menjaga dan memperkuat gerak langkah peningkatan mutu dan akreditasi di Unhas, sebagai bagian dari misi menuju universitas kelas dunia,” tutup Prof. Musrizal.

Penulis: Anugrah