MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi tuan rumah Seminar dan Monitoring Evaluasi (Monev) Akhir Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) 2024, yang laksanakan pada Kamis kemarin di Unhas Hotel and Convention.
Acara bergengsi ini dihadiri oleh 613 peneliti dari 21 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dan mitra, yang mempresentasikan hasil dari 192 judul riset kolaborasi unggulan.
Program RKI, yang dimulai pada 2018 oleh ITB, UGM, UNAIR, dan IPB, kini telah menjadi ajang riset kolaborasi terbesar di Indonesia.
Program ini dirancang untuk meningkatkan pengakuan global terhadap peneliti dan penelitian Indonesia, dengan melibatkan 21 PTNBH dalam jejaring kolaborasi yang semakin kuat.
Ketua LPPM Unhas, Prof. Dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., menyampaikan apresiasinya.
“Sebagai tuan rumah, kami merasa terhormat menyambut para peneliti terbaik dari seluruh Indonesia. Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas penelitian, tetapi juga menjadi langkah besar menuju standar internasional,” ujar Prof. Nasrum.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat jejaring antar peneliti, tetapi juga menjadi ajang strategis untuk merancang proposal riset di masa depan.
“Dengan sinergi lintas universitas, kita bisa membawa penelitian Indonesia ke panggung global,” tambahnya.
Koordinator Forum LPPM PTNBH, Dr. Yuli Setyo Indartono, yang juga Ketua LPPM ITB, menegaskan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.
“Riset kolaborasi seperti ini adalah jawaban atas tantangan besar yang dihadapi dunia pendidikan tinggi Indonesia. Dengan kerja sama yang solid, kita dapat menciptakan inovasi riset berdampak global,” katanya.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro, melalui sambutan video, turut menekankan visi besar Indonesia menuju 2045.
“Riset berkualitas adalah kunci untuk menjawab tantangan global dan membawa Indonesia menjadi negara maju. Dengan konsistensi, inovasi, dan kolaborasi, kita mampu mencapainya,” ujar Mendiktisaintek.
Acara ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk mempererat sinergi antarpeneliti, memperkuat reputasi ilmiah Indonesia, dan menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan global.
Unhas sebagai tuan rumah sukses menciptakan momentum berharga untuk memperkuat riset sebagai pilar kemajuan bangsa.
Dengan hadirnya ratusan peneliti dan dukungan dari berbagai institusi, Seminar Akhir Riset Kolaborasi Indonesia di Unhas menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi adalah kunci membawa Indonesia lebih maju di bidang ilmu pengetahuan.**







