MAKASSAR – Dalam upaya memperkuat keamanan siber dan mendukung sistem pemerintahan berbasis digital, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyambut kunjungan Deputi III Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Dr. Sulistyo, Rabu malam di Rumah Jabatan Gubernur.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas strategi kolaboratif dalam menjaga keamanan data di Sulsel.

Dalam sambutannya, Prof. Zudan menekankan pentingnya peran BSSN dalam melindungi sistem digital pemerintahan.

“Keamanan siber adalah fondasi utama dalam pemerintahan digital. Kami berharap BSSN terus mendampingi kami untuk memastikan keamanan informasi, khususnya dalam mencegah kebocoran data yang dapat mengganggu pelayanan publik,” ujar Zudan dengan penuh harap.

Di sisi lain, Dr. Sulistyo menyampaikan kesiapan BSSN untuk mendukung Pemprov Sulsel, termasuk pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

“CSIRT menjadi garda terdepan dalam menghadapi ancaman siber. Dengan adanya tim ini, Pemprov Sulsel akan lebih sigap melindungi aset-aset sistem elektronik dari potensi insiden seperti data breach,” jelasnya.

Tak hanya membahas strategi keamanan, pertemuan ini juga diwarnai dengan momen simbolis berupa pertukaran cinderamata.

Dr. Sulistyo menyerahkan buku karyanya berjudul Keamanan Siber dan Hubungan Internasional, sementara Prof. Zudan memberikan buku 365 Hari di Tanah Mandar Menebar Cinta sebagai kenang-kenangan.

Acara ini turut dihadiri Plh Kepala Dinas Kominfo SP Sulsel, Sultan Rakib, beserta sejumlah pejabat OPD lingkup Pemprov Sulsel. Dengan langkah konkret yang diambil melalui kerja sama ini, Sulsel kian siap menghadapi tantangan era digital dengan keamanan siber yang lebih kuat.**