MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar resmi membuka seleksi terbuka nasional untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang hingga saat ini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar, Dr. Zulkifly Nanda, pada Senin (4/8) di Balai Kota Makassar.
Pendaftaran dibuka mulai 4 Agustus hingga 18 Agustus 2025, sementara pengumuman hasil seleksi akhir dijadwalkan pada 8 September 2025.
“Seleksi ini terbuka secara nasional dan dapat diikuti oleh seluruh ASN dari berbagai instansi di Indonesia yang memenuhi persyaratan,” jelas Zulkifly.
Ia menyebutkan bahwa lelang jabatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan tata kelola birokrasi yang profesional, transparan, serta berbasis kinerja.
“Kami mengundang ASN terbaik dari seluruh penjuru tanah air untuk ikut serta. Kami berharap mereka yang terpilih mampu mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Makassar,” tambahnya.
Ada sembilan posisi strategis yang dibuka dalam seleksi ini, yaitu:
- Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah
- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah
- Kepala Badan Pendapatan Daerah
- Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Brida)
- Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar
- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah
- Kepala Sekretariat DPRD Kota Makassar
- (Satu posisi lainnya masih menunggu penetapan panitia)
Semua posisi tersebut saat ini masih dijabat oleh Plt. Pengisian jabatan definitif dinilai mendesak agar efektivitas kerja di masing-masing SKPD dapat lebih optimal.
Seleksi ini terdiri dari lima tahapan utama:
- Penelusuran rekam jejak
- Penulisan makalah
- Asesmen potensi dan kompetensi (bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara atau lembaga asesmen lainnya)
- Wawancara langsung
- Penetapan dan pengumuman hasil akhir
Komposisi penilaian dibagi sebagai berikut:
- Seleksi Administrasi: 20%
- Penulisan Makalah: 20%
- Asesmen Kompetensi: 25%
- Wawancara: 35%
Syarat umum peserta:
- Usia maksimal 56 tahun
- Pendidikan minimal S1
- Pernah menjabat eselon IIIA/IIIB dengan masa jabatan tertentu
- Jabatan fungsional juga diperbolehkan mengikuti seleksi dengan syarat pengalaman jabatan minimal 2–3 tahun (tergantung jenjang)
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Pemkot Makassar dan ASN Karir. Selain dokumen digital, peserta juga wajib melengkapi berkas fisik sesuai ketentuan.
“Tiga nama terbaik dari setiap posisi akan diajukan kepada Wali Kota Makassar untuk dipilih satu nama sebagai pejabat definitif,” ujar Zulkifly.
Panitia seleksi terdiri dari lima tokoh profesional dan akademisi, yakni:
- Dr. Andi Zulkifly Nanda (Ketua Pansel)
- Dr. Muhammad Idris
- Marwan Mansur (Kepala Inspektorat Provinsi Sulsel)
- Prof. Dr. Aswanto (Akademisi Unhas)
- Prof. Dr. Batara Surya (Akademisi Unibos)
Jadwal Seleksi Lengkap:
- Penerimaan Berkas: 4–18 Agustus 2025
- Penelusuran Rekam Jejak: 19 Agustus 2025
- Pengumuman Hasil Rekam Jejak: 20 Agustus 2025
- Penulisan Makalah: 21 Agustus 2025
- Asesmen Potensi dan Kompetensi: 22–29 Agustus 2025
- Pengumuman Hasil Makalah dan Asesmen: 1 September 2025
- Wawancara Akhir: 3–4 September 2025
- Pengumuman Hasil Seleksi Akhir: 5 September 2025
Penulis: Ardhi






