JAKARTA — Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, mengonfirmasi bahwa dirinya telah resmi diangkat sebagai Komisaris PT PLN Nusantara Power (PLN NP).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia menyebutkan bahwa informasi penunjukan tersebut baru diterimanya secara resmi pada Rabu, 2 Juli 2025, dan dilanjutkan dengan serah terima jabatan pada Kamis pagi.

“Saya baru dikabari kemarin, dan pagi ini langsung dilakukan serah terima jabatan,” ujar Ade, belum lama ini.

Penunjukan Ade sebagai komisaris ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2024 yang digelar pada 19–20 Juni lalu di Jakarta.

Salah satu pejabat internal PLN NP serta sumber dekat Ade membenarkan penunjukan tersebut. Sebelumnya, kabar ini telah beredar melalui dokumen hasil RUPS sejak 1 Juli, namun Ade sempat menolak memberikan komentar karena belum menerima konfirmasi langsung dari pihak terkait.

“Zaman sekarang, siapa saja bisa membuat dokumen. Jadi waktu itu saya memilih tidak menanggapi dulu,” jelasnya.

Ade menjelaskan bahwa latar belakangnya di bidang komunikasi menjadi salah satu alasan dirinya menerima penunjukan tersebut.

Ia berkomitmen untuk membantu memperkuat strategi komunikasi perusahaan, khususnya dalam menyampaikan capaian PLN NP kepada publik.

“Prestasi PLN NP harus diketahui masyarakat luas. Saya ingin berkontribusi melalui saran dan evaluasi terhadap komunikasi perusahaan,” katanya.

Lebih jauh, Ade menyatakan kesiapannya untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap tata kelola perusahaan.

Ia menegaskan bahwa dirinya ingin memastikan PLN NP bekerja secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

“Yang utama bagi saya adalah memastikan para pengurus menjalankan tugasnya sesuai aturan, tidak menyalahgunakan kekuasaan, dan menjaga integritas perusahaan,” tegasnya.

Penunjukan Ade Armando sebagai komisaris di salah satu anak usaha BUMN sektor kelistrikan ini menambah daftar figur publik yang turut berperan dalam pengelolaan perusahaan negara.

Penulis: Zulkifli