MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir langsung dalam gelaran Road to Kongres Nasional Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (Konas PABMI) 2025 di area Car Free Day (CFD) Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu pagi (3/8).
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Mahmud, Sekretaris Daerah Andi Zulkifly Nanda, serta pengurus Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI).
Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pra-kongres di Kota Makassar.
“Sebagai tuan rumah, kami ingin terlibat secara aktif untuk memastikan acara ini berjalan sukses,” ungkap Appi, sapaan akrabnya.
Munafri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar siap memberikan dukungan penuh untuk seluruh agenda nasional yang berlangsung di Makassar, termasuk Konas PABMI 2025.
“Kami ingin memperlihatkan bahwa Makassar merupakan kota yang ramah, terbuka, dan siap menggelar berbagai agenda nasional maupun internasional,” jelas Munafri.
Lebih lanjut, Munafri juga mendorong PABMI agar semakin aktif memberikan edukasi dan sosialisasi seputar kesehatan mulut dan gigi kepada masyarakat, khususnya di wilayah pinggiran Makassar.
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mulut dan gigi masih perlu ditingkatkan, terutama di kawasan yang jauh dari pusat kota.
“Ke depan, kami berharap bisa bekerja sama dalam pelaksanaan kegiatan sosial seperti penyuluhan dan pemeriksaan gratis di daerah-daerah tersebut,” tambahnya.
Munafri juga menyoroti pentingnya bidang keilmuan bedah mulut dan maksilofasial yang kini diakomodasi dalam fakultas tersendiri di dunia pendidikan kedokteran.
“Hal ini menandakan pentingnya bidang tersebut. Karena itu, kami merasa bangga Makassar bisa menjadi bagian dalam proses penting ini,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh warga dan pemangku kepentingan menjaga citra Makassar sebagai kota yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada tamu dan peserta kegiatan nasional, khususnya dari Kawasan Timur Indonesia (KTI).
“Mari kita rawat bersama kota ini. Kami ingin Makassar tetap menjadi kota yang profesional, suportif, dan layak menjadi tuan rumah berbagai agenda besar,” tutup Munafri.
Road to Konas PABMI 2025 ini menjadi langkah awal menuju kongres nasional yang akan diadakan di Makassar pada 2025. Momentum ini memperkuat posisi Makassar sebagai kota yang mendukung pengembangan sektor kesehatan dan menjadi pusat kegiatan ilmiah di kawasan timur Indonesia.
Kongres Nasional Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (Konas PABMI) 2025 rencananya digelar di Makassar pada 27–30 Agustus mendatang.
Ketua Kolegium Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Road to Boundaries National yang telah dimulai sebelumnya.
“Sebagai bagian dari rangkaian, kami mengadakan operasi bibir sumbing gratis di seluruh kawasan Indonesia Timur, juga pelayanan pembersihan gigi di Rumah Sakit Gigi dan Mulut,” ungkap Prof. Ruslin.
Pada agenda hari ini, masyarakat dapat mengikuti pemeriksaan gigi dan mulut gratis serta mendapatkan penyuluhan mengenai isu bedah mulut dan maksilofasial seperti rahang patah, tumor rongga mulut, hingga bibir sumbing.
“Kami turun langsung ke masyarakat menggunakan mobil layanan lapangan,” tambahnya.
Wakil Rektor I Unhas tersebut juga menuturkan bahwa Konas PABMI 2025 akan menjadi momentum penting dengan kehadiran sekitar 800 peserta dari seluruh Indonesia, mulai dari dokter spesialis, residen, hingga mahasiswa kedokteran gigi.
“Akan ada pergantian pengurus dan pimpinan PABMI secara nasional. Kami berharap seluruh elemen di Makassar bisa mendukung suksesnya agenda ini,” pungkasnya.
Penulis: Ardhi







