MAKASSAR—Politeknik Pariwisata Makassar resmi membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Bersama Masuk (SBM) untuk Tahun Akademik 2025/2026.
Acara peluncuran ini dilakukan oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, dalam seremoni daring bertajuk “Launching Seleksi Bersama Masuk Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Pariwisata di bawah naungan Kementerian Pariwisata RI”, yang disiarkan melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube Kementerian Pariwisata RI.
Hadir dalam acara ini berbagai pejabat penting, termasuk Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Deputi Bidang Sumberdaya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Martini Muhammad Paham, serta Wakil Ketua Tim Advisory Board Kementerian Pariwisata Edward Rudolf.
Selain itu, para pimpinan Politeknik Pariwisata, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan dari berbagai lembaga pendidikan dan organisasi internasional turut menyaksikan peluncuran resmi SBM Poltekpar.
Dalam sambutannya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan pariwisata untuk menjawab tantangan industri yang terus berkembang.
“Politeknik Pariwisata terus berinovasi dengan kurikulum yang aplikatif dan selaras dengan tren global. Mahasiswa akan memperoleh pengalaman praktis melalui magang di perusahaan dan destinasi wisata ternama, yang akan memperkaya keterampilan serta pemahaman mereka di bidang pariwisata dan hospitality,” ujarnya, baru-baru ini.
Politeknik Pariwisata Makassar menawarkan berbagai program studi yang dirancang sesuai kebutuhan industri, mencakup manajemen hotel, event organizer, travel agent, hingga pariwisata berkelanjutan.
Dengan kurikulum yang diperbarui secara berkala, lulusan Poltekpar diharapkan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Berdasarkan data terbaru, tingkat penyerapan lulusan Poltekpar mencapai 90,9 persen, dengan rata-rata waktu tunggu maksimal tiga bulan sebelum bekerja.
Menteri Pariwisata pun mengajak para calon mahasiswa untuk bergabung dalam keluarga besar Politeknik Pariwisata dan berkontribusi dalam kemajuan industri pariwisata Indonesia.
Selain jalur SBM, Poltekpar juga membuka Seleksi Mandiri Masuk (SMM) yang diselenggarakan secara independen oleh masing-masing Poltekpar.
Pendaftaran SBM untuk enam Poltekpar di bawah Kementerian Pariwisata—yakni Poltekpar NHI Bandung, Bali, Makassar, Medan, Palembang, dan Lombok—dibuka mulai 12 Maret hingga 17 Mei 2025 melalui laman resmi https://sbmpoltekpar.kemenpar.go.id/.
Pada tahun akademik ini, total kuota penerimaan mahasiswa baru di enam Poltekpar mencapai 3.645 orang, dengan 60% melalui jalur SBM dan 40% melalui SMM.
Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, MM.Par., menyampaikan bahwa kampusnya menerima 600 mahasiswa baru, terdiri dari 360 orang melalui SBM dan 240 orang melalui SMM.
Proses seleksi SBM akan berlangsung dalam dua tahap:
1. Tes Potensi Skolastik, Psikotes, dan Wawancara (27–29 Mei 2025)
2. Pemeriksaan Kesehatan (12–20 Juni 2025)
Hasil seleksi akhir akan diumumkan pada 26 Juni 2025.
Politeknik Pariwisata Makassar saat ini memiliki delapan program studi dengan akreditasi unggul dari BAN-PT dan sertifikasi internasional Ted-Qual dari UN Tourism. Program studi tersebut adalah:
Diploma 3 (D3): Divisi Kamar, Tata Hidang, Seni Kuliner, Perjalanan Wisata
Diploma 4 (D4): Pengelolaan Konvensi dan Acara, Destinasi Pariwisata, Usaha Perjalanan Wisata, Pengelolaan Perhotelan
Dengan standar pendidikan berkualitas dan jejaring industri yang luas, Politeknik Pariwisata Makassar siap mencetak lulusan unggul yang mampu bersaing di dunia kerja.
Penulis: Natan







