SULSEL—Komisi D DPRD Sulawesi Selatan meninjau langsung kondisi jalan poros Pamanjengan Moncongloe, Kabupaten Maros, yang mengalami kerusakan parah.
Jalan ini sempat viral di media sosial setelah hujan deras menyebabkan banjir dan genangan tinggi, mengakibatkan banyak pengendara motor terjatuh.
Karena jalan ini berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Wakil Ketua Komisi D Abdul Rahman mendesak Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi segera melakukan perbaikan.
Ia menekankan bahwa kondisi ini adalah aspirasi mendesak masyarakat Moncongloe.
“Kami ingin melihat langsung kondisi jalan yang ramai diperbincangkan. Setelah melihat sendiri, kami meminta Pemkab dan Pemprov segera berkoordinasi untuk perbaikan,” ujarnya.
Senada dengan itu, anggota Komisi D Lukman B. Kady menegaskan bahwa perbaikan harus dilakukan tanpa penundaan.
“Jangan bertele-tele, ini mendesak. Selain jalan, drainase juga harus diperhatikan agar air tidak terus menggenang,” tegasnya.
Havid Fasha, anggota Komisi D dari Dapil 6 Maros, juga menekankan pentingnya perbaikan segera.
Ia mengungkapkan bahwa saat banjir, warga Moncongloe bisa terisolasi karena tingginya genangan air di beberapa titik.
“Jika hujan deras, kami benar-benar terkurung. Ini harus segera ditindaklanjuti, kami akan terus memantau,” ujarnya.
Menanggapi desakan ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Astina Abbas, menyatakan bahwa meskipun ada keterbatasan anggaran, perbaikan jalan poros Pamanjengan Moncongloe akan menjadi prioritas.
“Kami akan menambah tinggi jalan dan berkoordinasi dengan Pemkab untuk pengerukan drainase agar genangan tidak lagi terjadi,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Moncongloe, Herwan, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada warga terkait pengerukan drainase.
“Kami akan memastikan semua pihak memahami pentingnya pengerukan, karena ini untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.
Penulis: Ardhi






