MAKASSAR—PSM Makassar menutup tahun 2024 dengan hasil pahit usai kalah 1-2 dari Persita Tangerang, Minggu sore.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kekalahan ini sekaligus menghentikan catatan tak terkalahkan PSM dalam 10 pertandingan sebelumnya di BRI Liga 1 musim 2024/2025.

Meski begitu, tim berjuluk Pasukan Ramang tetap menorehkan sejumlah catatan menarik.

Hingga akhir putaran pertama, PSM duduk di posisi ke-8 klasemen sementara, sembari mempertahankan rekor sebagai tim bermain bersih tanpa kartu merah sepanjang musim.

Dalam 15 pertandingan, PSM hanya mengantongi 34 kartu kuning, sebuah pencapaian disiplin yang patut diacungi jempol.

Tim asuhan Bernardo Tavares ini juga mencatatkan 15 pertandingan tanpa kebobolan, sebuah prestasi yang menunjukkan kokohnya lini pertahanan.

Di sisi lain, Akbar Tanjung menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak, yakni 1.521 menit, menunjukkan ketangguhannya di lapangan.

Sementara itu, Nermin Haljeta menjadi ujung tombak serangan PSM dengan koleksi 6 gol, menjadikannya top skor tim di paruh pertama musim.

Kapten tim, Yuran Fernandes, juga memberikan kontribusi penting dengan 4 assist, selain mencetak gol krusial untuk timnya.

PSM Makassar turut memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia. Tiga pemain muda, yakni Victor Dethan, Sulthan Zaky, dan Mufli Hidayat, dipanggil untuk memperkuat skuad Garuda, menunjukkan kualitas regenerasi pemain di klub ini.

Meski performa PSM di paruh pertama belum maksimal, dengan raihan posisi ke-8 klasemen, Pasukan Ramang tetap menunjukkan potensi besar untuk bangkit di putaran kedua.

Dengan disiplin permainan yang tinggi dan kontribusi pemain kunci, PSM siap menghadapi tantangan di sisa musim ini.

Penulis: Natan