MAKASSAR— Politeknik Bosowa (Poltekbos) terus membuktikan komitmennya dalam menjawab tantangan dunia kerja dengan menyelesaikan rangkaian program Optimasi Kemitraan bersama Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Program yang berlangsung dari September hingga November 2024 ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri modern.
Didukung pendanaan dari Direktorat Mitras DUDI, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Poltekbos berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Bali (PNB) sebagai mitra pendamping.
Program ini dirancang untuk menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara Poltekbos, DUDI, dan masyarakat.
Rangkaian program dimulai dengan Kick Off di Politeknik Negeri Bali pada September 2024, yang ditandai dengan penandatanganan pakta integritas antara kedua institusi.
Wakil Direktur Bidang Sumber Daya Akademik dan Kerjasama Poltekbos, Dewi Andriani, S.ST.Par., M.Par., menyebut momen tersebut sebagai tonggak penting kolaborasi strategis.
“Pakta integritas ini memastikan arah dan tujuan program berjalan sesuai rencana. Kolaborasi ini akan menghasilkan manfaat besar, baik bagi institusi pendidikan maupun dunia usaha,” ujar Dewi, belum lama ini.
Kegiatan ini mencakup penyusunan roadmap kemitraan strategis, pelatihan keterampilan negosiasi, evaluasi kemitraan, hingga praktik magang di PNB.
Program ini juga menghasilkan dokumen penting, termasuk 15 SOP kemitraan dan dokumen kompetensi kerja untuk jurusan Teknik Mekatronika, Perhotelan, serta Teknik Listrik.
Tidak hanya itu, Poltekbos menjalin sejumlah kerja sama strategis, seperti MoU dengan Hotel The One Legian dan IBS Consulting di Bali, serta PT Semen Bosowa Maros dan HyattPlace Makassar di Sulawesi Selatan.
Kepala Pusat Pengembangan Karir dan Kerja Sama Poltekbos, Nila Sartika Achmadi, S.M.B., M.M., mengapresiasi hasil nyata dari program ini.
“Kemitraan yang terjalin memperluas jaringan Poltekbos dengan institusi ternama dan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam dunia kerja nyata,” ungkapnya.
Selain itu, kunjungan evaluasi ke Bandung juga menghasilkan kerja sama dengan PT CNC Controller Indonesia dan PT Metalindo Teknik Utama.
Tak ketinggalan, Poltekbos menyusun kemitraan kit inovatif berupa video profil, katalog, dan merchandise untuk memperkuat branding di mata mitra industri.
Melalui langkah strategis ini, Poltekbos optimis dapat terus berkontribusi dalam mencetak tenaga kerja profesional dan kompeten.
“Kami ingin menjadikan Poltekbos sebagai mitra strategis yang mampu menjawab tantangan dunia kerja. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi dapat berdampak nyata bagi kemajuan industri,” tutup Dewi.**







