MAKASSAR– Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar semakin menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda pariwisata yang inovatif dan tangguh di era digital.
Dalam kuliah umum bertajuk “Menguasai OTA: Strategi Jitu Memasarkan Paket Wisata di Platform Online”, ratusan mahasiswa mendapatkan ilmu langsung dari praktisi industri, Ummu Kalsum, Market Manager Tiket.com. Acara inspiratif ini digelar di Auditorium Soesilo Soedarman, Gedung Amanna Gappa, Poltekpar Makassar, Kamis (5/12).
Ketua Program Studi D3 Perjalanan Wisata, Renold, M.Pd., membuka acara dengan pesan kuat tentang pentingnya memahami perkembangan Online Travel Agent (OTA).
“OTA kini menjadi pintu gerbang utama bagi industri pariwisata, tak hanya untuk tiket pesawat atau hotel, tapi juga atraksi dan paket wisata. Mahasiswa harus siap menghadapi tantangan dan peluang ini,” bebernya.
Antusiasme tinggi terlihat dari kehadiran lebih dari 200 mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk D3 Perjalanan Wisata, D4 Usaha Perjalanan Wisata, dan D4 Destinasi Pariwisata.
Mereka tak hanya mendengarkan, tetapi aktif terlibat dengan diskusi hangat selama sesi tanya jawab.
Dalam sesi pemaparannya, Ummu Kalsum mengungkap bagaimana digitalisasi telah mengubah wajah industri wisata.
“Hari ini, konsumen menginginkan kepraktisan. Pemesanan online memberikan kenyamanan, pilihan yang beragam, dan harga yang kompetitif,” jelasnya.
Ummu juga memperkenalkan fitur unggulan Tiket.com bernama “To Do”, yang mencakup 11 kategori aktivitas, mulai dari atraksi wisata, hiburan, hingga kebutuhan perjalanan umrah.
Tak hanya memberikan wawasan, Ummu memotivasi mahasiswa untuk mengambil langkah nyata dengan menjadi mitra Tiket.com.
Ia menyebutkan bahwa jumlah mitra dari Sulawesi Selatan masih minim, sehingga peluang untuk mengangkat pariwisata lokal ke tingkat nasional dan internasional terbuka lebar.
“Ini kesempatan besar bagi Anda untuk menjadi pionir dalam memasarkan produk wisata lokal di Sulawesi Selatan,” ujarnya penuh semangat.
Mahasiswa diajak untuk memanfaatkan peluang ini sebagai pijakan awal menuju karier cemerlang di industri pariwisata digital.
Dengan platform seperti Tiket.com, mereka dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus mempromosikan keindahan Sulawesi Selatan kepada dunia.
“Kuliah umum ini bukan sekadar ajang belajar, tapi langkah strategis dalam membangun sinergi antara pendidikan dan industri,” kata Renold.
Melalui kolaborasi seperti ini, Poltekpar Makassar berharap dapat melahirkan lulusan yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di era digital.
Dengan ilmu dan motivasi yang didapatkan dari kuliah umum ini, mahasiswa Poltekpar Makassar kini lebih siap untuk menjadi ujung tombak dalam membawa pariwisata Indonesia menuju masa depan yang cerah.**






