Lintaskabar.id, Makassar – Universitas Bosowa terus memperkuat pembelajaran berbasis lapangan sebagai bagian dari pengembangan akademik. Untuk itu, Fakultas Pertanian Unibos bersama Bosowa Wisata Indonesia menggelar rapat koordinasi di kawasan kebun pendidikan Integrated Farming System Palangga, Kabupaten Gowa, Sabtu (25/4/2026). Pertemuan ini membahas pengembangan Laboratorium dan Kebun Terpadu Fakultas Pertanian.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Koordinasi Pengembangan Kebun Pendidikan

Kegiatan tersebut dihadiri Dekan Fakultas Pertanian Unibos Dr. Amiruddin, S.P., M.P., Direktur Utama Bosowa Wisata Indonesia Rama Juniar Saputra, jajaran dosen, kepala laboratorium, serta pengelola kebun. Dalam forum ini, kedua pihak menyatukan langkah untuk memperkuat fasilitas pendidikan yang lebih aplikatif dan terintegrasi.

Selain itu, rapat ini menjadi ruang sinkronisasi antara kebutuhan akademik dan dukungan sarana di lapangan.

Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Praktik

Selanjutnya, Dr. Amiruddin menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana untuk mendukung implementasi kurikulum berbasis praktik. Ia berharap penerapan kurikulum baru dapat berjalan pada semester mendatang dengan dukungan fasilitas yang lebih optimal.

Lebih lanjut, ia menilai kawasan Integrated Farming System Bosowa memiliki nilai strategis dalam proses pembelajaran mahasiswa.

“Pemanfaatan kebun pendidikan ini akan memperkuat soft skill dan hard skill mahasiswa sekaligus menghadirkan pembelajaran langsung di lapangan,” ujarnya.

Komitmen Bosowa Wisata Indonesia

Di sisi lain, Direktur Utama Bosowa Wisata Indonesia, Rama Juniar Saputra, menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan fasilitas pendidikan tersebut. Ia menegaskan bahwa optimalisasi kebun menjadi fokus utama agar proses pembelajaran lebih efektif.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa dukungan fasilitas seperti mess dan pengelolaan ternak akan terus disiapkan sebagai bagian dari sinergi bersama kampus.

Penguatan Kolaborasi Akademik dan Industri

Sementara itu, rapat koordinasi ini juga menampung berbagai masukan dari Program Studi Peternakan dan Agroteknologi guna menyempurnakan arah pengembangan kebun terpadu.

Dengan demikian, kolaborasi antara Universitas Bosowa dan Bosowa Wisata Indonesia semakin mempertegas komitmen dalam menghadirkan sistem pembelajaran modern, inovatif, serta relevan dengan kebutuhan industri pertanian masa depan. (Ag)