MAKASSAR — Suasana ceria terasa di Sekolah Alam Bosowa pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2025.
Dalam semangat Merdeka Belajar, sekolah ini menggelar berbagai kegiatan kreatif dan edukatif yang melibatkan seluruh siswa dari jenjang PG, TK, hingga SD.
Anak-anak PG dan TK tampak antusias mengikuti kegiatan menghias roti.
Dengan beragam topping warna-warni, mereka bebas mengekspresikan kreativitas sambil melatih motorik halus. Aktivitas ini tak hanya menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri sejak usia dini.
Sementara itu, siswa SD ditantang untuk membuat tumpeng hias. Dalam kelompok kecil, mereka menyusun berbagai lauk dan nasi kuning menjadi kreasi yang menggoda mata dan mencerminkan kekayaan kuliner Nusantara.
Selain belajar seni penyajian, siswa juga memperkuat nilai kerja sama dan mengenal budaya lokal.
Kegiatan tak berhenti di situ. Semua siswa dari PG hingga SD ikut serta dalam pengalaman membatik jumputan. Mereka diajarkan tiga teknik dasar membatik sambil bereksperimen dengan pola dan warna.
Lewat proses ini, anak-anak diajak mencintai budaya Indonesia dengan cara yang menyenangkan.
Principal Sekolah Alam Bosowa, Hairul, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan.
“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa belajar bisa lewat berbagai cara—dengan rasa, karya, dan kolaborasi. Hardiknas adalah momen tepat untuk menunjukkan hal itu,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Alam Bosowa tidak hanya memperingati Hardiknas sebagai upacara tahunan, tetapi juga sebagai ajang eksplorasi dan penguatan karakter.
Sebuah wujud nyata bahwa pendidikan bisa bermakna, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan anak.
Penulis: Anugrah







