Lintaskabar.id, Makassar – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Makassar, Fauzi Andi Wawo menegaskan kesiapannya kembali memimpin partai setelah mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang DPW PKB Sulawesi Selatan yang dilaksanakan , Kamis (23/4).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Fauzi menjadi satu-satunya kandidat yang mengikuti UKK di Hotel Maxone Makassar. Ia menilai panitia menjalankan proses seleksi secara ketat dan objektif guna memastikan partai dipimpin figur berkapasitas.

“Prosesnya sangat selektif. Tanpa kompetensi, kandidat tidak akan lolos. Sistem ini memastikan partai dipimpin orang yang tepat,” kata Fauzi usai mengikuti UKK.

Ia menegaskan bahwa tim penguji menguji kelayakan kandidat secara menyeluruh sehingga menutup ruang penunjukan tanpa dasar kemampuan. “Di sini kami benar-benar diuji. Publik bisa melihat apakah kandidat layak memimpin atau tidak,” ujarnya.

Fauzi juga menyatakan keinginannya melanjutkan kepemimpinan karena ia masih memiliki sejumlah program yang belum rampung. Ia menilai kesinambungan kepemimpinan penting untuk menuntaskan agenda partai. “Saya ingin melanjutkan karena masih ada program yang belum selesai. Saat ini masih tahap awal dan butuh kesinambungan,” jelasnya.

Ia menargetkan peningkatan kursi PKB di DPRD Kota Makassar hingga meraih posisi pimpinan. Ia menegaskan target tersebut sebagai prioritas utama. “Kami menargetkan posisi pimpinan DPRD Makassar. Karena itu, kerja politik tidak boleh dilakukan secara biasa-biasa saja,” tegasnya.

Dorong Kedekatan dengan Masyarakat

Fauzi mendorong perubahan paradigma partai agar lebih dekat dengan masyarakat. Ia ingin PKB hadir secara nyata, tidak hanya saat momentum politik. “Partai harus memberi manfaat setiap saat. Masyarakat adalah konstituen yang harus diperjuangkan, bukan sekadar alat politik,” katanya.

Proses Seleksi Berbasis Kapasitas

Dalam proses UKK ini, tiga kandidat lain—Andi Makmur, Basdir, dan Zulhajar—tidak mengikuti tahapan seleksi.

Anggota tim seleksi, Wawan Mattaliu, menegaskan bahwa tim menilai kandidat berdasarkan kapasitas, bukan kedekatan personal. “Kami melakukan penilaian secara objektif. Kami mengukur kemampuan kandidat dalam mengelola partai dan meningkatkan perolehan kursi,” ujarnya.

Wawan menambahkan bahwa pada tahap wawancara lanjutan, kandidat harus memaparkan strategi konkret untuk meningkatkan kursi, termasuk target kenaikan hingga 20 persen di masing-masing daerah.

DPW PKB Sulawesi Selatan menargetkan seluruh rangkaian seleksi rampung pada April 2026. Selanjutnya, Dewan Pengurus Pusat PKB akan menetapkan Ketua DPC terpilih. (Ar)