Lintaskabar.id, Makassar – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif memimpin musyawarah tudang sipulung di Kelurahan Wala, Kecamatan Maritengngae, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam mempersiapkan Musim Tanam (MT) II sekaligus mendukung program IP 300 di wilayah tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, masyarakat Bugis tetap mempertahankan tradisi tudang sipulung sebagai forum musyawarah demokratis. Forum ini tidak hanya menyatukan persepsi, tetapi juga menyusun jadwal tanam secara bersama untuk memastikan kelancaran musim tanam.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas berbagai persoalan teknis secara mendalam. Mereka mengkaji ketersediaan air, distribusi pupuk, hingga strategi pengendalian hama bersama para pemangku kepentingan.

Bupati Syaharuddin Alrif hadir bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Ibrahim, Kepala Bagian Ekonomi Haris Alimin, serta Camat Maritengngae Firman. Tokoh masyarakat dan para petani juga mengikuti kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Syaharuddin menegaskan bahwa perencanaan yang matang menentukan keberhasilan pertanian. Karena itu, ia meminta seluruh pihak menyamakan langkah dalam menentukan jadwal tanam agar dapat menekan risiko kegagalan.

Ia menyampaikan, “Melalui tudang sipulung ini kita harapkan seluruh pihak dapat menyamakan langkah dalam menentukan jadwal tanam yang tepat serta mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan.”

Selain itu, Syaharuddin menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya air di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia mengajak petani menggunakan air secara bijak agar produktivitas pada musim tanam II dan III tetap terjaga.

Di sisi lain, ia juga mendorong kelompok tani untuk menjaga kekompakan. Ia meminta perbedaan pendapat tidak menghambat proses produksi di lapangan.

Selanjutnya, Syaharuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung petani melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian. Pemerintah menyediakan pupuk bersubsidi, benih unggul, serta pendampingan teknis melalui penyuluh pertanian.

Dengan demikian, koordinasi yang solid melalui tudang sipulung ini memperkuat optimisme Pemkab Sidrap bahwa sektor pertanian tetap menjadi penopang utama ketahanan pangan daerah. Pemerintah dan petani sepakat mengimplementasikan hasil musyawarah tersebut demi meningkatkan kesejahteraan petani di Bumi Nene Mallomo. (Ar)