Lintaskabar.id, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah menghadiri Panen Raya Indeks Pertanaman (IP) 300 sekaligus pengolahan lahan IP100 di Kelurahan Lancirang, Kecamatan Pitu Riawa, Sabtu (13/12/2025).
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus memantapkan posisi daerah sebagai penyangga pangan nasional.
Pejabat Daerah dan Pemangku Kepentingan Hadiri Panen Raya
Kolaborasi Pemerintah, Petani, dan Lembaga Pendukung
Selain kepala daerah, panen raya ini turut dihadiri Ketua TP PKK Sidrap Hj. Haslindah Syaharuddin, Anggota DPRD Sidrap Maradona, serta Kepala Tim Perencanaan dan Pengembangan Usaha TVRI Muhammad Kadri Zainuddin.
Selanjutnya, sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Sidrap, Camat Pitu Riawa dan Camat Watang Pulu, para lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta perwakilan gabungan kelompok tani (Gapoktan) juga menghadiri kegiatan tersebut.
IP300 Jadi Terobosan Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan
Strategi Pertanian Berkelanjutan Dorong Pendapatan Petani
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa penerapan IP300 menjadi terobosan penting di Kabupaten Sidrap untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani.
“IP300 ini adalah langkah strategis untuk menambah pendapatan masyarakat serta membuka lapangan kerja baru di sektor pertanian,” ujarnya.
Tiga Musim Tanam dalam Satu Tahun
Optimalisasi Lahan melalui Pola Tanam Berkelanjutan
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa IP300 diterapkan melalui tiga musim tanam dalam satu tahun, masing-masing dengan IP100. Musim Tanam I berlangsung pada Desember, Januari, Februari, dan Maret.
Kemudian, Musim Tanam II dilaksanakan pada April, Mei, Juni, dan Juli. Sementara itu, Musim Tanam III berlangsung pada Agustus, September, Oktober, dan November.
Pemkab Sidrap Perkuat Dukungan Sarana dan Teknologi
Air, Benih Unggul, dan Alsintan Jadi Kunci Keberhasilan
Untuk memastikan keberhasilan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap terus memaksimalkan ketersediaan air, penyediaan benih unggul dan pupuk, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern.
Target Produksi Gabah 10 Ton per Hektare
Sidrap Bidik Peran sebagai Lumbung Pangan Nasional
Selain peningkatan sarana, Bupati juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Sidrap mampu berperan sebagai lumbung pangan nasional yang memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan Indonesia.
“Saya menargetkan hasil produksi gabah kita bisa mencapai 10 ton per hektare. Dengan kerja keras dan kolaborasi semua pihak, saya yakin Sidrap mampu mewujudkannya,” tegas Bupati.
Ajakan Perkuat Nilai Spiritual dan Sosial
Pembangunan Pertanian Sejalan dengan Penguatan Moral Masyarakat
Di samping pemaparan program pembangunan pertanian, Bupati mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jangan lupa untuk rajin berdoa, memakmurkan masjid, serta menjaga hubungan baik dengan sesama. Insyaallah, saya bersama Wakil Bupati akan terus mengabdi dan mengurus masyarakat Sidenreng Rappang demi kemajuan daerah,” tuturnya.
Apresiasi untuk Petani dan Penyuluh
Dukungan Lapangan Jadi Kunci Sukses Program IP300
Sebagai penutup, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para petani, penyuluh pertanian, serta seluruh pihak terkait atas dukungan dan kerja sama dalam menyukseskan program IP300 di Kabupaten Sidrap. (Ar)







