Lintaskabar.id, Makassar – Kabar gembira datang dari SMA Islam Ranu Harapan Makassar. Sekolah berhasil meloloskan empat dari lima siswanya ke perguruan tinggi negeri favorit melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Keyziyah Saqiyah Diterima di Unhas
Salah satu siswi, Keyziyah Saqiyah Shalsabilah, diterima di Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok (S1) Universitas Hasanuddin. Kesuksesan ini menyoroti metode pendidikan unik sekolah.
Metode Humanis dan Terstruktur
Sang ibu, Mismaya Al Khaerat, menjelaskan bahwa kelulusan putrinya bukan hanya karena bimbingan belajar luar, tetapi berkat program tiga tahun di sekolah. Keyziyah bersekolah di Ranu Harapan sejak SMP, dan guru serta siswa menjalin hubungan dekat.
“Masuk pagi sholat Dhuha dan mengaji sampai jam 10 pagi. Selain pelajaran umum, ada program Tahfidz yang menyenangkan,” ujar Mismaya.
Guru muda berperan sebagai sahabat siswa, sehingga komunikasi berjalan lancar.
“Guru akrab dengan anak-anak, kadang hang out bareng. Saya menitip pesan lewat guru karena anak-anak lebih dengar ke guru yang mereka anggap teman,” tutur Mismaya.
Fokus Persiapan Ujian
Sekolah menyediakan hari Rabu khusus untuk ujian PTN, tanpa pelajaran lain.
“Di hari Rabu anak-anak fokus ujian, jadi tidak perlu bimbingan belajar di luar,” jelas Mismaya.
Sistem ini memusatkan persiapan akademik di sekolah, menghemat waktu dan biaya, serta membuat pengajaran lebih terarah karena guru memperhatikan perkembangan siswa.
Bukti Keberhasilan
Keberhasilan Keyziyah diterima di Unhas membuktikan bahwa pendekatan humanis dan terstruktur menghasilkan prestasi maksimal.
“Siswa belajar intensif di sekolah, dan guru memperhatikan mereka. Ini menyenangkan bagi orang tua,” pungkas Mismaya.
Kini, Keyziyah adalah salah satu dari empat siswa SMA Islam Ranu Harapan yang menembus PTN melalui jalur SNBP tahun ini. (Ar)







