Lintaskabar.id, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Ruang Sidang Bawaslu Sulsel, Rabu (10/12/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Anggota Bawaslu Sulsel Saiful Jihad dan Andarias Duma, Subkor Pencegahan Emil Syahbuddin, serta staf Bawaslu Sulsel menghadiri kegiatan bersama peserta dari Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, baik luring maupun daring.

Konsolidasi Pengawasan untuk Persiapan Pleno

Dalam sambutannya, Saiful Jihad menegaskan bahwa Bawaslu menggunakan rakor ini untuk menyatukan data hasil pengawasan sebelum memasuki pleno tingkat provinsi.

“Rekan-rekan telah menyampaikan hasil pengawasan maupun berita acara dari KPU, dan hari ini kita ingin mendengar lebih banyak temuan lapangan yang perlu dianalisis,” ujar Saiful (10/12).

Pastikan Akurasi Data Pemilih

Saiful mengingatkan seluruh peserta agar memeriksa kembali data pemutakhiran dari KPU dan memastikan setiap informasi dapat dijelaskan dan dipertanggungjawabkan sehingga kualitas data pemilih tetap terjaga.

“Kita hadir di pleno bukan hanya untuk menerima berita acara, tetapi juga membawa hasil pengawasan kita. Kita perlu memastikan data yang disampaikan KPU benar-benar dapat dijelaskan dan dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sinkronisasi Data Antarwilayah Jadi Prioritas

Anggota Bawaslu Sulsel Andarias Duma menekankan pentingnya keakuratan data dari seluruh kabupaten/kota serta kesesuaiannya dengan data KPU.

“Pengawasan bukan sekadar melihat, tetapi memastikan pemutakhiran data pemilih dilakukan berkelanjutan agar suara rakyat tetap bermakna,” ucapnya.

Rakor Jadi Ajang Pengumpulan Masukan untuk Pleno Provinsi

Bawaslu Sulsel memanfaatkan rakor ini untuk menghimpun masukan dari Bawaslu Kabupaten/Kota mengenai hasil pleno PDPB di masing-masing daerah. Seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan pembahasan pada pleno PDPB Semester 2 KPU Provinsi Sulawesi Selatan. (Ar)