Lintaskabar.id, Makassar – Dinas Kebudayaan Kota Makassar melalui Bidang Pelestarian Cagar Budaya menyelenggarakan Lomba Fotografi Cagar Budaya yang dilaksanakan di Museum Kota Makassar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ajang tahunan ini mengenalkan dan mempromosikan keberagaman cagar budaya Makassar kepada masyarakat.

Heritage In Frame Tampilkan Warisan Kota Lewat Lensa Fotografer

Lomba bertema Heritage In Frame mengumpulkan para fotografer untuk mengabadikan keindahan dan nilai sejarah cagar budaya Makassar.

Kepala Bidang Pelestarian, Sejarah Tradisi, dan Cagar Budaya, Haryanti Ramli menegaskan peran kegiatan ini dalam meningkatkan kedekatan masyarakat dengan warisan budaya.

“Melalui lomba ini, kami ingin agar peserta, terutama generasi muda, lebih mengenal dan mencintai cagar-cagar budaya yang ada di Kota Makassar. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif untuk menjaga dan melestarikan cagar-cagar budaya kita,” ujarnya, di Museum Kota Makassar, Rabu (10/12).

Fotografi Jadi Media Efektif untuk Mengangkat Cagar Budaya

Dinas Kebudayaan menggunakan lomba ini untuk menarik perhatian masyarakat terhadap pentingnya pelestarian sejarah. Foto-foto peserta memperlihatkan potensi cagar budaya, baik yang sudah maupun yang belum pemerintah tetapkan secara resmi.

“Dari foto-foto yang dihasilkan, kita bisa melihat keindahan yang terkandung dalam setiap cagar budaya. Semoga ke depannya, semakin banyak objek yang bisa diakui sebagai cagar budaya dan dilestarikan oleh pemerintah kota,” ucapnya.

Ia juga mencatat peningkatan pengetahuan dan minat warga terhadap cagar budaya setelah jumlah kunjungan museum naik.

“Alhamdulillah, pengetahuan warga terkait cagar budaya semakin berkembang, terbukti dari meningkatnya jumlah kunjungan ke museum dan tempat-tempat budaya lainnya,” tambahnya.

Deretan Pemenang Lomba Fotografi Cagar Budaya 2025

Panitia menetapkan para pemenang sebagai berikut:

  • Juara I: Syahid Dzulkifli – Benteng Rotterdam
  • Juara II: Muhammad Nuzul’at Saleh – Gereja Katedral
  • Juara III: Davina Ulsela Syane Manihin – Museum Kota Makassar (The Gate)
  • Juara Harapan: Arman Setyadi – Gereja Katedral (Malam)

Pemenang menerima hadiah Rp 2 juta, Rp 1,5 juta, Rp 1 juta, dan Rp 500 ribu.

Dinas Kebudayaan Ajak Masyarakat Dekat dengan Warisan Sejarah

Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Syahruddin, mengajak masyarakat semakin mengenal cagar budaya.

“Selain promosi, lomba ini juga mengenalkan cagar-cagar budaya Indonesia, baik yang teridentifikasi maupun belum.”

Ia menargetkan peningkatan kunjungan masyarakat ke museum dan situs budaya, sekaligus memperkuat kesadaran publik mengenai pelestarian warisan sejarah.

“Pengetahuan masyarakat mengenai cagar budaya terus berkembang, terlihat dari meningkatnya kunjungan ke museum dan tempat budaya lainnya,” jelasnya.

Generasi Muda Jadi Penggerak Pelestarian Cagar Budaya

Dinas Kebudayaan terus melibatkan generasi muda dalam berbagai kegiatan kreatif dan edukatif agar mereka berperan aktif menjaga warisan budaya Makassar. (Ar)