Lintaskabar.id, Makassar –Upaya pemerataan distribusi air bersih di kawasan timur Kota Makassar terus dilakukan. Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar akan melaksanakan pekerjaan koneksi pipa berdiameter 500 milimeter yang berlokasi sebelum jembatan PLTU Tello.
Pekerjaan ini dijadwalkan dimulai pada Senin, 3 November 2025 pukul 09.00 WITA dan ditargetkan rampung dalam waktu 1 x 24 jam.
Selama proses pengerjaan berlangsung, distribusi air di wilayah Timur (Zona 2) akan mengalami gangguan sementara.
Adapun wilayah yang terdampak meliputi Kantor Gubernur, Mall Nipah, Jl. Angkasa, Jl. Haji Kalla, Kodam, Citra Tello Permai, Perum Puri Kencana, BTN Asal Mula, BTN Hamzi, Perintis 7, Pintu Nol, Jl. Sepakat ke arah Kera-Kera, Jl. Sahabat, Dinas Pendidikan Provinsi, Pesantren IMMIM, Batalyon Kavaleri, RS Wahidin, Kompleks Dosen, Jl. Poros Wesabbe, Komp NTI, BTP dan sekitarnya, Perum Telkom Mas, serta Perum Royal Centraland.
Plt Kepala Bagian Perencanaan Teknik PDAM Makassar, Ir. Rimbawan T., ST menjelaskan, pekerjaan koneksi pipa ini merupakan bagian dari program visi dan misi Wali Kota Makassar untuk meningkatkan kapasitas distribusi air menuju kawasan timur kota, terutama wilayah Tamalanrea.
“Pengerjaan ini kami lakukan untuk menambah debit air ke daerah timur kota, khususnya pada jaringan pipa Tamalanrea,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).
Rimbawan menjelaskan, selama ini debit air pada pipa distribusi Tamalanrea yang semula mencapai 220 liter per detik berkurang menjadi sekitar 160 liter per detik sebelum melewati Jembatan Tello. Hal ini terjadi karena sebagian pasokan air terserap lebih dulu oleh wilayah Kodam dan sekitarnya (zona 25).
“Kondisi itu membuat debit air di Tamalanrea berkurang, terutama pada jam pemakaian tinggi. Dengan adanya koneksi pipa baru serta tambahan pompa, maka debit air ke wilayah tersebut akan kembali ke kapasitas optimal 220 liter per detik,” jelasnya.
Selain itu, pipa lama akan difokuskan melayani zona 25, sementara tiga pompa eksisting akan dialihkan untuk memperkuat suplai air ke wilayah utara Makassar, termasuk kawasan perumahan baru yang terus berkembang.
“Ketiga pompa tersebut nantinya difungsikan untuk melayani daerah utara kota,” tambahnya.
Di akhir penjelasannya, Rimbawan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan distribusi yang mungkin dirasakan selama proses pekerjaan berlangsung.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pekerjaan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kualitas layanan air minum di Kota Makassar,” tutupnya. (Ar)






