MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat memulihkan keamanan pasca-tawuran yang melibatkan kelompok di Kandea, Lembo, dan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo.
Bersama Polri dan TNI, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mempertemukan kedua kelompok untuk duduk satu meja dalam suasana santai lewat jamuan makan malam.
Pertemuan di SMK Negeri 5 Makassar, Senin (29/9), dihadiri Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Dandim 1408/BS Letkol Inf Franki Susanto, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Suasana penuh keakraban itu menjadi simbol perdamaian dan awal bagi Tallo yang kembali aman dan harmonis.
Munafri menegaskan, rekonsiliasi ini diharapkan menjadi titik balik bagi kedua kelompok untuk mengakhiri konflik. Ia juga menekankan pentingnya kegiatan positif agar warga, terutama anak muda, tidak terjebak dalam aksi kekerasan.
“Kalau perang kelompok terus menerus, apa yang dicari? Tidak ada hadiah. Yang ada hanya luka, penjara, dan penderitaan,” tegasnya.
Sebagai solusi, Pemkot menyiapkan beragam program pemberdayaan, seperti pelatihan keterampilan melalui Makassar Creative Hub, kerja sama dengan BLK, hingga kegiatan olahraga dan kursus barista. Bahkan, ibu rumah tangga juga difasilitasi lewat pelatihan menjahit lengkap dengan modal awal.
“Pemerintah siap memfasilitasi, tapi semua harus bersama-sama menjaga perdamaian,” pungkas Munafri.
Sementara itu, Kapolrestabes Arya Perdana mengingatkan warga Tallo agar memperkuat persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi. Menurutnya, meski berbeda latar belakang, semua warga tetap satu keluarga dalam bingkai kebangsaan.
“Saya yakin semua ingin hidup aman, bisa sekolah, bekerja, dan berjalan dari lorong ke lorong tanpa rasa was-was. Kalau ada masalah, bicarakan baik-baik, cari solusi bersama,” pesannya.
Penulis: Ardhi







