JAKARTA — Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Andi Amran Sulaiman, memberikan penghargaan khusus kepada Agam Rinjani dengan menyematkan jaket KKSS.
Aksi ini sebagai bentuk apresiasi atas tindakan heroik Agam, pria asal Makassar, dalam menyelamatkan pendaki asal Brazil, Juliana Marins.
Penyematan jaket berlangsung di sela Rapat Pleno KKSS yang digelar di kediaman Amran di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (26/7).
“Agam tadi diberikan jaket KKSS saat acara Rapat Pleno KKSS di rumah Menteri Pertanian di Jalan Kalibata,” ujar Ketua Satgas Pendidikan BPP KKSS, Muhammad Ramli Rahim (MRR), kepada awak media.
Menurut MRR, tindakan Agam patut diapresiasi karena telah membawa citra positif Indonesia ke dunia internasional. Apalagi, ini bukan kali pertama Agam melakukan penyelamatan di Gunung Rinjani.
“Sudah banyak yang ia bantu, bahkan ada yang dalam kondisi meninggal dunia. Tapi tak sedikit pula yang berhasil ia selamatkan,” tutur MRR.
MRR menambahkan bahwa selama ini Agam tidak pernah mencari popularitas dari aksinya. Ia tetap rendah hati dan menjalankan perannya sebagai pemandu dengan tulus. Dalam beberapa kisah, Agam bahkan selalu meminta izin kepada tamu yang ia damping bila harus menghentikan perjalanan untuk membantu pendaki lain yang mengalami musibah.
“Dia cerita, misalnya saat sedang mendampingi tamu naik gunung lalu melihat orang lain celaka, dia pasti minta izin dulu untuk menolong. Setelahnya, dia kembali menyusul tamunya dan melanjutkan perjalanan,” jelas MRR.
Lebih lanjut, MRR menilai kisah Agam sebagai bukti bahwa Allah SWT dapat mengangkat derajat seseorang dengan cara yang tak terduga.
“Selama bertahun-tahun ia berbuat baik dalam diam, tanpa diekspose. Tapi akhirnya Allah tunjukkan ke dunia siapa dia sebenarnya,” ujar MRR.
“Setelah kisahnya viral, banyak orang dari dalam dan luar negeri baru menyadari bahwa Agam-lah sosok yang pernah menyelamatkan mereka. Mungkin sebelumnya hanya mengenali wajah, bukan namanya,” lanjutnya.
Diketahui, Agam Rinjani akan segera bertolak ke Brazil. Di sana, ia akan menerima donasi dan ucapan terima kasih dari masyarakat atas jasanya menyelamatkan Juliana Marins, pendaki asal negara tersebut.
Penulis: Zulkifli







