MAKASSAR — Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulawesi Selatan resmi mengukuhkan pengurus Lembaga Penerbitan dan Media Digital (LPMD) sekaligus meluncurkan Buku Mozaik Insan Cita – Antologi Gagasan KAHMI untuk Sulsel dan Indonesia.
Acara digelar di Ballroom Hotel Max One, Jalan Taman Makam Pahlawan, Kota Makassar, Sabtu kemarin.
Pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel, Ni’matullah Erbe, didampingi Sekretaris Umum Hidayat Muhallim, Presidium MW KAHMI Prof. Dr. Aminuddin Syam dan Prof. Dr. Mustari Mustafa, serta Presidium KAHMI UNM Prof. Dr. Rer Nat Muharram.
Sejumlah tokoh hadir memberi dukungan, mulai dari akademisi, birokrat, hingga aktivis. Di antaranya Armin Mustamin Toputiri (Anggota Dewan Pakar KAHMI Sulsel), Wawan Mattaliu, Mustagfir Sabry, Ketua KPID Sulsel Irwan Ade Saputra, hingga jurnalis senior Mulawarman.
Hadir pula Dr. Baharuddin Hafid, Nurul Akbar (ASN Pemkot Makassar), Rosnaeni Daga (Dosen Institut Bisnis dan Keuangan Nitro), Andi Sri Wulandani (Sekretaris Forhati Sulsel), Wahyuddin Yunus (Founder Jurnal Warung Kopi), dan Haris Baginda (Dewan Pakar MW KAHMI Sulsel).
Lahir untuk Menjawab Era Digital
Direktur LPMD MW KAHMI Sulsel, Asri Tadda, menjelaskan LPMD telah diinisiasi sejak Mei 2024 dengan tujuan menumbuhkan tradisi literasi dan intelektual di tubuh KAHMI.
“Tidak mudah membangun budaya menulis, tapi kalau dikelola profesional, LPMD punya prospek besar. Bahkan lima hingga sepuluh tahun mendatang, kami membayangkan pengurusnya akan dipilih secara selektif karena besarnya peluang yang ada,” ujar Asri.
Asri menegaskan, LPMD hadir sebagai jawaban atas tantangan era digital. Selain itu, pengelolaan domain resmi kahmi.org juga akan dipusatkan sebagai aset digital KAHMI. “Era digital menuntut kita punya fondasi yang kuat dan terintegrasi,” tambahnya.
Selain meresmikan LPMD, turut diluncurkan Buku Mozaik Insan Cita yang menghimpun gagasan 44 warga KAHMI Sulsel dalam delapan klaster topik dengan total lebih dari 340 halaman.
Strategis di Tengah Perubahan Digital
Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel, Ni’matullah Erbe, menilai pembentukan LPMD sangat strategis. “Di tengah percepatan digitalisasi, kalau tidak direspons serius, kita akan tertinggal. LPMD hadir menjawab tantangan itu,” ujarnya.
Ia mencontohkan fenomena demonstrasi besar di Makassar akhir Agustus lalu yang sepenuhnya terkoordinasi melalui ruang digital. “Kalau tidak dikelola dengan baik, ruang digital bisa berbahaya. Karena itu LPMD punya peran penting,” tegasnya.
Ni’matullah berharap tradisi meluncurkan karya setiap momentum besar bisa terus dijaga oleh KAHMI. “Kalau ada pengukuhan atau perayaan, maka harus ada karya yang dihasilkan,” tandasnya.
Struktur LPMD MW KAHMI Sulsel
Penanggung Jawab: Presidium MW KAHMI Sulsel
Direktur: Asri Tadda
Wakil Direktur Bidang Penerbitan: Anis Kurniawan
Wakil Direktur Bidang Media: Mahatir Mahbub
Divisi Legal: M. Zakir
Divisi Pengelolaan Website: Moh. Abudhar Hudyatul Islam
Divisi Penerbitan: Muh. Ilham Dhani Asriawan
Divisi Kreatif & Media Sosial: Muhammad Basir Sultani
Divisi Marketing & Finansial: Andi Ikram Rifki
Keputusan pembentukan LPMD ini sebelumnya tertuang dalam SK Presidium MW KAHMI Sulsel Nomor 252/SK/MW-KAHMI/SS/VII/2024, tertanggal 17 Juli 2024 atau bertepatan dengan 11 Muharram 1446 H.
Penulis: Irwan







