Lintaskabar.id, Jakarta – CEO PT GoTo Gojek Tokopedia (GoTo) Hans Patuwo memastikan GoTo kembali menyalurkan bonus hari raya (BHR) kepada mitra pengemudi sebagai stimulus menjelang Idul Fitri tahun ini. Sejalan dengan itu, GoTo terus menjalin komunikasi dengan pemerintah dan pihak terkait untuk menyusun skema BHR 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Skema BHR pasti akan kita jalankan lagi tahun ini. Kita lagi susun spesifiknya, nominalnya berapa. Jadi saat ini masih belum bisa di-share karena masih dalam tahap perumusan. Sesudah kami ada informasi, pasti akan kami terbitkan dan kami share,” ungkap Hans, Selasa (27/1)

Program Bakti GoTo Masukkan Skema BHR

GoTo memasukkan rencana BHR ke dalam inisiatif “Bakti GoTo untuk Negeri: Empat Dukungan Nyata untuk Kesejahteraan Mitra” yang GoTo luncurkan pada Selasa. Melalui inisiatif itu, GoTo memberikan bonus kepada mitra yang menunjukkan kinerja baik.

“Jadi untuk mitra-mitra yang kinerjanya baik, kami akan memberi bonus hari raya, agar teman-teman mitra saat merayakan hari raya bisa lebih tenang, lebih nyaman,” katanya.

SE Menaker 2025 Mengatur Mekanisme BHR

Pemerintah memperkenalkan BHR melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan No. M/3/HK.04.00/III/2025 yang terbit pada Maret 2025. Dalam aturan itu, pemerintah menetapkan perusahaan memberikan BHR secara proporsional sesuai kinerja dalam bentuk uang tunai, dengan perhitungan 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir bagi pengemudi dan kurir berbasis aplikasi yang produktif serta berkinerja baik. Selain itu, perusahaan wajib menyalurkan BHR paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri.

Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengisyaratkan BHR bagi mitra pengemudi ojol kembali ada pada Idul Fitri tahun ini. Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Indah Anggoro Putri menyampaikan hal itu saat wartawan menemuinya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/1) lalu.

“Insya Allah, ya (ada tahun ini),” ungkapnya. (Zi)